Kapan WFH ASN dan Swasta Mulai Berlaku? Ini Penjelasannya

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah menyiapkan penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sektor swasta setelah periode Lebaran. Kebijakan ini dikaitkan dengan upaya efisiensi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia, sekaligus penyesuaian pola kerja yang dinilai masih relevan sejak pandemi.

Kapan WFH mulai berlaku?
Baca Juga :
Cara Cepat Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Ini 10 Metode Diet yang Bisa Dicoba!
10 Peluang Usaha Setelah Lebaran yang Banyak Dicari, Modal Kecil Untung Menjanjikan

WFH dipastikan mulai diterapkan setelah Lebaran 2026. Namun, tanggal pasti pelaksanaan belum dirinci dan masih menunggu aturan teknis lanjutan dari pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kebijakan ini akan berlaku untuk ASN dan diimbau bagi sektor swasta, dengan pengecualian untuk layanan publik.

“(Aturan) WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta. Tetapi bukan yang bekerja di sektor pelayanan publik,” ujar Airlangga di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Dalam pelaksanaannya, WFH tidak berlaku setiap hari kerja. Pemerintah menetapkan skema satu hari WFH dalam sepekan, sementara hari lainnya tetap bekerja dari kantor.

Pemerintah juga menyebut akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan implementasi berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, lMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa kebijakan ini dikaitkan dengan potensi penghematan energi, terutama bahan bakar minyak (BBM). “Ada hitungan kasar sekali … (WFH bisa menghemat) seperlima, kira-kira 20 persen (penggunaan BBM),” kata Purbaya.

Ia menambahkan bahwa pembatasan hanya satu hari WFH dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas. Ia juga mengusulkan agar satu hari WFH itu jatuh setiap Jumat. 

“Nanti libur terus. Nanti enggak kerja-kerja. Ya WFH biar gimana tuh kadang-kadang ada hal-hal yang enggak bisa dikerjakan dengan baik dengan WFH,” ujarnya.

Selain itu, ada kemungkinan penentuan hari WFH akan memengaruhi pola akhir pekan. Jika diterapkan pada Jumat, maka akan terbentuk akhir pekan panjang selama tiga hari berturut-turut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menyinggung opsi kerja dari rumah sebagai bagian dari langkah penghematan energi dalam sidang kabinet.

"Ini saya minta dibicarakan nanti ya mungkin oleh Menko-Menko nanti berapa hari ini kita lihat. Kita pikirkan. Dulu kita atasi COVID, berhasil kita. Dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," kata Prabowo.

Baca Juga :
Seskab Teddy dan Menhub Tinjau Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang
ASN di Sulsel Tak Usah Ngantor usai Libur Lebaran, Diwajibkan WFH-WFA
Horor hingga Thriller Seksi, Ini Deretan Tontonan Baru yang Siap Temani Libur Lebaran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Idol K-Pop yang Comeback Akting di Drakor Baru Maret 2026, Wajib Nonton!
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Sampaikan Duka Cita, Dedi Mulyadi Sebut Brigadir Fajar Telah Berikan Jasa Besar Bagi Masyarakat
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengakuan Patrick Kluivert setelah Gagal di Timnas Indonesia dan Kini Direkrut Suriname
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Aksi Bobol Rumah Kosong di Jagakarsa Kepergok Warga, Dua Pelaku Diringkus Polisi
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Konsumsi Pertamax Series Melonjak saat Lebaran 2026, Ini Penyebabnya
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.