Kondisi ini umum terjadi dan dikenal sebagai Post Holiday Blues atau Post Holiday Syndrome. Bukan malas, ini respons tubuh Menurut Dr. Ray Wagiu Basrowi, kondisi ini sebenarnya bukan sekadar rasa malas.
“Yang banyak dialami pekerja setelah libur panjang bukan kemalasan, melainkan fase transisi biologis. Tubuh dan otak butuh waktu untuk adjuat atau menyesuaikan kembali ritme kerja,” ujar Dr. Ray dikutip kembali pada Rabu, 25 Maret 2026.
Artinya, perubahan ritme selama liburan membuat tubuh perlu waktu untuk kembali ke pola kerja normal.
Baca juga: Mager Setelah Libur? Ini 6 Cara Ampuh Kembalikan Semangat Kerja Penyebab malas kerja setelah liburan Ada beberapa faktor yang membuat seseorang merasa tidak bersemangat setelah libur panjang, antara lain:
- Perubahan jam tidur saat liburan
- Aktivitas santai yang mendominasi
- Kelelahan akibat perjalanan mudik
- Kembali ke tekanan pekerjaan
Semua ini membuat tubuh dan pikiran membutuhkan proses adaptasi ulang. Cara mengatasi post holiday blues Agar kamu bisa kembali produktif, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
1. Atur ulang jam biologis
Mulailah bangun 30-60 menit lebih awal dari biasanya. Paparan sinar matahari pagi selama sekitar 10 menit juga bisa membantu tubuh kembali segar. Kurangi penggunaan gawai di malam hari agar kualitas tidur lebih baik.
2. Kurangi beban kerja di awal
Hari pertama dan kedua kerja sebaiknya digunakan sebagai masa penyesuaian.
3. Kelola energi, bukan hanya waktu
Daripada memaksakan diri bekerja terus-menerus, cobalah pola kerja 90 menit yang diselingi istirahat singkat. Kamu bisa berdiri sejenak, minum air, atau sekadar menarik napas untuk menjaga fokus tetap optimal.
4. Perhatikan asupan nutrisi
Sarapan dengan protein cukup dan minum air putih yang cukup penting untuk menjaga energi sepanjang hari. Batasi konsumsi kafein agar tidak menimbulkan efek lelah di siang hari.
Merasa malas atau kehilangan motivasi setelah liburan bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Justru, ini adalah tanda tubuh sedang beradaptasi kembali.
Dengan langkah yang tepat, kamu bisa kembali ke ritme kerja secara bertahap tanpa harus merasa tertekan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





