JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Terminal Kampung Rambutan menyiapkan angkutan malam hari (AMARI) untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang tiba pada malam hingga dini hari di Terminal Kampung Rambutan.
Langkah ini dilakukan karena banyak penumpang datang dari berbagai kota pada malam hari hingga dini hari, sehingga diperlukan layanan transportasi lanjutan yang tetap beroperasi pada waktu tersebut.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan Transjakarta telah menyiapkan sejumlah rute angkutan malam hari.
“Transjakarta menyiapkan angkutan malam hari dengan beberapa rute, yaitu Kampung Rambutan–Pulogebang, Kampung Rambutan–Harmoni, dan Kampung Rambutan–Blok M,” tutur Revi saat ditemui Rabu (25/3/2026).
Revi menyebutkan, sebanyak 15 unit armada disiagakan untuk mendukung layanan AMARI.
Baca juga: Waspada Macet! Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terjadi 2 Kali, Ini Jadwalnya
Selain itu, layanan Mikrotrans JakLingko juga akan beroperasi selama 24 jam guna melayani mobilitas penumpang.
“Untuk posko tetap berlanjut ya, sampai tanggal 29 Maret 2026. terutama untuk posko pelayanan, kita masih dibantu kepolisian, TNI, Satpol PP, pemadam kebakaran,” tututnya.
Ia menambahkan, hingga Rabu siang tercatat sebanyak 4.103 penumpang telah tiba di Terminal Kampung Rambutan. Angka tersebut menjadi bagian dari puncak arus balik pertama.
Revi memperkirakan, puncak arus balik pertama terjadi pada 25 Maret 2026 dengan jumlah penumpang tiba yang dapat mencapai lebih dari 6.000 orang.
“Diperkirakan hari ini tanggal 25 Maret 2026 adalah puncak pertama, diperkirakan akan mencapai penumpang tiba itu sebanyak 6.000 lebih. Karena saat ini sekitar pukul 11.00 WIB penumpang tiba sudah mencapai 4.103 orang,” Revi.
Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 2 Kali
Sementara itu, puncak arus balik kedua diperkirakan terjadi pada 29 Maret 2026, seiring dengan mendekatnya waktu masuk kerja dan sekolah.
“Itu mulai dari dini hari hingga pagi hari, lanjut berlanjut sampai malam hari, diperkirakan jumlah penumpang juga akan mencapai lebih kurang 6.000 penumpang yang tiba, begitu,” jelas Revi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang