BANYUWANGI, KOMPAS.TV - Pergerakan arus balik Lebaran 2026 menuju Pulau Bali mulai menunjukkan peningkatan.
Meski kondisi penyeberangan masih terpantau normal, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersiap menghadapi potensi lonjakan penumpang dalam beberapa hari ke depan.
Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan sejak H+1 hingga H+3 Lebaran, arus penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk masih berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Baca Juga: Wacana WFH usai Lebaran, Mendagri: Sektor Esensial Harus Tetap Jalan
“Namun demikian, Bapak Menteri Perhubungan senantiasa mengingatkan kami untuk terus mewaspadai apabila terjadi lonjakan pemudik yang akan menyeberang ke Gilimanuk,” ujarnya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (25/3/2026), dikutip dari Antara.
Data Posko Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan adanya peningkatan jumlah penumpang dalam dua hari terakhir.
Pada H+2 Lebaran (24 Maret), tercatat sebanyak 45.615 penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali dengan 192 trip.
Angka ini meningkat dibanding H+1 Lebaran (23 Maret) yang mencatat 38.212 penumpang dengan 171 trip.
Tren kenaikan ini menjadi indikator awal meningkatnya arus balik menuju Bali.
Puncak Diprediksi 26–29 MaretASDP memprediksi lonjakan arus balik akan terjadi pada periode 26 hingga 29 Maret 2026.
Baca Juga: Seskab Teddy Tinjau Terminal Pulo Gebang Bareng Menhub, Pastikan Arus Balik Aman dan Lancar
Untuk itu, evaluasi operasional kapal dan pengaturan kendaraan terus dilakukan setiap hari guna mengantisipasi kepadatan.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV/Antara
- arus balik Bali 2026
- penyeberangan Ketapang Gilimanuk
- ASDP arus balik Lebaran
- buffer zone Ketapang
- lonjakan penumpang Bali
- jadwal kapal feri Ketapang





