JAKARTA, DISWAY.ID – Militer Iran menolak pernyataan Presiden Donald Trump bahwa Amerika Serikat sedang bernegosiasi untuk mengakhiri perang.
Iran mengatakan bahwa AS sebenarnya bernegosiasi dengan dirinya sendiri.
Penolakan terhadap negosiasi oleh komando gabungan Angkatan Bersenjata Iran, yang didominasi oleh elit garis keras Garda Revolusi, terjadi di tengah laporan bahwa Amerika Serikat telah mengirimkan rencana 15 poin ke Teheran untuk dibahas.
“Apakah tingkat pergulatan batin Anda (Trump) sudah sampai pada tahap Anda bernegosiasi dengan diri sendiri?” kata juru bicara utama komando militer gabungan Iran, Ebrahim Zolfaqari, di televisi pemerintah Iran dilansir dari Straits Times.
BACA JUGA:Perang Iran-AS Picu Kenaikan Harga iPhone di Indonesia? Cek Faktanya di Sini
“Orang seperti kami tidak akan pernah cocok dengan orang seperti Anda. Seperti yang selalu kami katakan... tidak akan ada orang seperti kami yang membuat kesepakatan dengan Anda. Tidak sekarang. Tidak pernah.”
Kepemimpinan Iran sebelumnya menyatakan tidak bisa bernegosiasi dengan AS karena negara tersebut telah menyerang Iran dua kali selama negosiasi tingkat tinggi dalam dua tahun terakhir.
"Iran memiliki pengalaman yang sangat buruk dengan diplomasi Amerika,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, kepada India Today pada 25 Maret.
BACA JUGA:Iran Terusir dari Arab Saudi, Kerajaan Saud Siap Membela Diri Jika...
Ia menambahkan bahwa tidak ada dialog atau negosiasi dengan Washington karena angkatan bersenjata Iran sedang fokus mempertahankan negara.
Empat minggu sejak perang yang telah menewaskan ribuan orang, menciptakan guncangan energi terburuk dalam sejarah, dan memicu kekhawatiran inflasi global, serangan udara dari Iran dan Israel terus berlanjut pada 25 Maret.
Pasukan Pertahanan Israel menyatakan dalam unggahan Telegram bahwa mereka meluncurkan gelombang serangan yang menargetkan infrastruktur di seluruh Teheran.
BACA JUGA:Rujuk Ditolak Nyawa Melayang, WN Iran Itu Tega Tikam Cucu Mpok Nori Hingga Tewas
Kemudian mereka menyebutkan bahwa angkatan udara Israel telah menyerang dua lokasi produksi rudal jelajah angkatan laut di Teheran.
Kantor berita semi-resmi Iran, SNN, melaporkan bahwa serangan tersebut mengenai kawasan permukiman di kota itu, dengan tim penyelamat mencari korban di antara reruntuhan.
- 1
- 2
- »





