Ketua Pembina BPP KKSS Muchlis Patahna Harap PSBM ke-26 Lahirkan Saudagar Baru dan Perkuat Investasi Daerah

terkini.id
2 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Ketua Pembina BPP KKSS, Muchlis Patahna berharap Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-26 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tahunan para perantau Bugis Makassar, tetapi juga menjadi momentum lahirnya saudagar baru serta memperkuat investasi dan kerja sama ekonomi antar daerah di Indonesia hingga mancanegara.

PSBM yang telah menjadi tradisi saudagar Bugis Makassar selama puluhan tahun dinilai memiliki peran penting dalam membangun jaringan bisnis, investasi, serta pengembangan ekonomi daerah berbasis kekuatan perantau yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri.

Muchlis Patahna mengatakan pelaksanaan PSBM diharapkan tetap mempertahankan tradisi dan nilai-nilai kesaudagaran yang selama ini menjadi kekuatan utama pengusaha Bugis Makassar dalam membangun jaringan usaha dan investasi.

“Pelaksanaan PSN kita harapkan minimal sama dengan tradisi tahun-tahun sebelumnya. Ini kan sudahke-26, mudah-mudahan tradisi itu dilanjutkan,” ujar mantan Ketua Umum BPP KKSS tersebut.

Menurutnya, semangat kesaudagaran harus tetap menjadi ruh utama dalam setiap pelaksanaan PSBM agar kegiatan tersebut tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga mampu melahirkan pengusaha dan saudagar baru dari generasi muda Bugis Makassar.

“Yang kedua, tetap mempertahankan spirit dan semangat kesaudagaran sehingga timbul saudagar-saudagar baru, generasi baru, semangat baru,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu kekuatan terbesar saudagar Bugis Makassar adalah jaringan yang tersebar di seluruh nusantara hingga luar negeri. Jaringan tersebut menjadi modal besar dalam membangun kerja sama perdagangan, investasi, dan pengembangan usaha di berbagai sektor ekonomi.

“Bagaimana tetap menjaga sinergitas antara saudagar di seluruh nusantara secara nasional dan internasional,” lanjutnya.

Selain memperkuat jaringan bisnis, PSBM juga diharapkan menjadi momentum bagi para perantau untuk kembali ke kampung halaman, melihat potensi daerah, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui investasi, membuka usaha, dan menciptakan lapangan kerja di daerah asal.

“Di atas segalanya adalah saudara-saudara kita di seluruh Indonesia dan di luar negeri pulang kampung, melihat kampung, membangun kampung, dan ingat kampung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PSBM pada dasarnya hanya menjadi wadah silaturahmi dan pertemuan para saudagar, sementara realisasi kerja sama bisnis dan investasi bergantung pada para pelaku usaha dan saudagar Bugis Makassar di seluruh nusantara.

“PSBM ini mewadahi saja. Wadah, adapun konkretnya itu tergantung daripada semua pelaku usaha di seluruh nusantara,” tutupnya.

PSBM selama ini dikenal sebagai forum besar saudagar Bugis Makassar yang mempertemukan pengusaha, perantau, pemerintah daerah, serta investor untuk membahas peluang investasi daerah, perdagangan antar wilayah, pengembangan UMKM, hingga hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Melalui forum ini, diharapkan semakin banyak saudagar Bugis Makassar yang berinvestasi di kampung halaman dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kriminal kemarin, polisi gencarkan patroli hingga pencuri ditangkap
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Libur Lebaran 2026 Usai, Penjualan Tiket Kereta Masih Meningkat, Okupansi Tinggi
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Berawal dari Hobi Masak dan Traveling, Yummy Craft Terus Berkembang Berkat Pemberdayaan BRI
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Terapkan Buka Tutup Jalur di Nagreg, Utamakan Arus Balik
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Hari Air Sedunia: Peran Pertamina Hadirkan Air Bersih dari Papua hingga Wilayah Bencana
• 5 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.