Rp700 miliar untuk pemulihan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) menyelesaikan penyaluran bantuan sosial kebencanaan senilai lebih dari Rp700 miliar untuk penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dari total alokasi anggaran yang disiapkan mencapai lebih dari Rp2 triliun.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, menyatakan bahwa Rp700 miliar sudah disalurkan dan saat ini pihaknya tengah memproses penyaluran tahap berikutnya sebesar Rp218 miliar sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak.

Anggaran senilai Rp218 miliar yang sedang berproses tersebut ditujukan bagi sekitar 67.000 kepala keluarga (KK) penerima manfaat. Selain itu, dana itu juga mencakup bantuan jaminan hidup (jadup) yang bersifat individu bagi sekitar 270.000 jiwa.

Terkait rincian santunan, Mensos menjelaskan kementerian memberikan bantuan senilai Rp15 juta kepada ahli waris bagi lebih dari 1.000 korban meninggal dunia.

Sementara itu, bagi korban yang mengalami luka berat diberikan santunan masing-masing senilai Rp5 juta.

Baca juga: Pemkab Pasaman Barat salurkan bansos kepada korban bencana alam

Kemensos juga mengalokasikan bantuan isian rumah senilai Rp3 juta per keluarga penerima manfaat, serta dukungan stimulan ekonomi senilai Rp5 juta.

Adapun untuk bantuan jadup guna pembelian lauk-pauk, pemerintah memberikan Rp450.000 per orang setiap bulan selama tiga bulan.

Saifullah menekankan bahwa penyaluran dilakukan berdasarkan data penyintas yang telah melalui proses verifikasi ketat mulai dari BNPB, pemerintah daerah, hingga verifikasi NIK di Kementerian Dalam Negeri. Proses ini turut melibatkan Kejaksaan dan Kepolisian guna menjamin akuntabilitas data.

Data valid yang telah ditandatangani oleh
Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menjadi pedoman penyaluran.

Kemensos kemudian bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk mengantarkan bantuan langsung kepada keluarga yang telah terverifikasi.

Saifullah menambahkan, jika alokasi anggaran awal dirasa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan di lapangan, Kemensos akan mengajukan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) kepada Kementerian Keuangan. Hal ini bertujuan agar seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan pemulihan yang memadai.

Baca juga: Pemkab Nagan Raya salurkan bansos Rp9,8 miliar bagi korban bencana
Baca juga: Mendagri-Mensos salurkan bansos Rp878 miliar ke daerah bencana


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolda Sumsel Siagakan Personel di Jalur Mudik dan Wisata Air Sesuai Instruksi Kapolri
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Purbaya Tambah Rp 100 T ke Bank, Dana Pemerintah di BI Tembus Rp 400 T
• 31 menit lalukumparan.com
thumb
Laporan NYT: Pangeran MBS Bisiki Trump untuk Terus Serang Iran
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Openreach Manfaatkan AI Google Untuk Percepat Pembangunan Jaringan Fiber Optik
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasan Nasbi hingga Budi Arie Antre Sowan Jokowi di Solo, Ngobrol Apa?
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.