Tito Dorong Sinergi Antar Daerah Percepat Pemulihan Bencana Sumatera

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian menegaskan percepatan pemulihan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera terus dilakukan melalui penguatan kolaborasi antarpemerintah daerah (Pemda). Dia mendorong Pemda untuk membantu daerah tetangga yang terdampak parah dan mengalami kerusakan berat.

"Dari update terakhir pagi ini, sudah ada tiga daerah yang membuat pernyataan komitmen untuk membantu wilayah terdampak, yaitu Simalungun, Asahan, dan Pematangsiantar," ujar Tito, dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa inisiatif kolaborasi ini muncul setelah adanya tambahan alokasi anggaran transfer ke daerah untuk percepatan penanganan bencana dari Presiden sebesar Rp10,6 triliun. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang kemudian akan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di ketiga provinsi tersebut, termasuk daerah yang tidak terdampak langsung.

Baca juga: Mendagri Ungkap Menteri Prabowo Sudah Sepakati 1 Hari WFH Tiap Pekan

Oleh karena itu, pemerintah pusat mengimbau kepala daerah di wilayah yang relatif aman atau tidak terdampak, tetapi tetap menerima alokasi anggaran, agar bersedia menyalurkan sebagian dananya dalam bentuk hibah kepada daerah tetangga. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kapasitas daerah dengan tingkat kerusakan tinggi yang mengalami keterbatasan anggaran, seperti Kabupaten Aceh Tamiang.

"Kami harapkan daerah-daerah yang berat ini mereka punya tambahan anggaran supaya mereka bisa bekerja menyelesaikan masalah," jelasnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa target penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tiga provinsi tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga tiga tahun. Fokus pembangunan mencakup penyediaan hunian tetap (huntap), pembangunan infrastruktur permanen, seperti jembatan dan jalan yang saat ini masih bersifat darurat, serta pemulihan fasilitas layanan dasar.

"Proses ini membutuhkan waktu yang tidak singkat, bukan hanya beberapa bulan, melainkan bisa mencapai dua-tiga tahun," pungkasnya.




(akd/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kondisi Fisik Skuad Persib Pasca-Lebaran, Dokter Tim: Secara Umum Baik dan Tidak Ada Cedera
• 5 jam lalubola.com
thumb
Prakiraan Cuaca Sulsel Rabu, 25 Maret 2026: Pagi Makassar Hujan Ringan, Angin Kencang di Beberapa Wilayah
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Arus Balik, Lampung Sediakan 235 Bus Cadangan Pariwisata
• 19 menit lalumetrotvnews.com
thumb
PSBM XXIV Diserbu Ribuan Saudagar di Hari Pertama, Panitia Target 3.000 Peserta
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Kapolri Sebut 2 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.