JAKARTA, KOMPAS.com - Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali dipadati penumpang pada jam pulang kerja, Rabu (25/3/2026) malam, atau sehari setelah masa cuti bersama Lebaran berakhir.
Pantauan Kompas.com pada pukul 19.10–19.30 WIB menunjukkan penumpang memadati seluruh peron.
Baca juga: Hari Terakhir Cuti Bersama Lebaran, Jalur Green Line Stasiun Tanah Abang Padat Penumpang
Kepadatan terlihat di peron 3 dan 4 untuk rute Bekasi dan Cikarang, peron 1 dan 2 menuju Duri, Angke, dan Kampung Bandan, serta peron 5 dan 6 untuk tujuan Serpong, Parung Panjang, dan Rangkasbitung.
Penumpang juga tampak berlalu-lalang di area lantai dua, baik di bangunan lama maupun baru.
Baca juga: Wali Kota Bogor Marah ke PKL di Trotoar: Kurang Ajar, 4 Kali Saya ke Sini Tak Didengar!
Sejumlah pengguna jasa membawa koper, kardus besar, hingga tas punggung saat berpindah peron untuk transit.
Di antara seluruh peron, jalur green line Tanah Abang-Rangkasbitung menjadi titik dengan penjagaan paling banyak.
Terlihat empat petugas mengatur arus penumpang, masing-masing satu orang memberi aba-aba melalui pengeras suara, satu orang berjaga di bawah eskalator untuk mengurai kepadatan, serta dua orang lainnya berjaga di tengah peron 5 dan 6.
Sementara itu, di peron 1–2 dan 3–4, masing-masing hanya dijaga dua petugas.
Salah satu penumpang, Iman (41), baru saja transit dari peron 6 dan hendak menuju peron 4 untuk melanjutkan perjalanan ke Bekasi.
Ia bersama istri dan dua anaknya baru kembali dari mudik lokal di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Keluarga Iman membawa dua koper dan satu kardus berisi oleh-oleh berupa dodol dan keripik dari kampung halaman.
"Mau balik ke Bekasi sama keluarga. Mudik lokalnya sudah selesai. Mudik lokal karena kami naik KRL," ujar Iman seraya bergurau.
Ia menyebut biaya mudik lokal yang dilakukannya relatif terjangkau.
Saat berangkat, Iman dan keluarga naik KRL dari Stasiun Bekasi ke Tanah Abang, lalu transit menuju Rangkasbitung.