Purbaya Usul WFH Tiap Jumat, Anggota DPR tidak Setuju: Nanti Dimaknai Libur Panjang

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan mengusulkan agar wacana kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) diterapkan setiap hari Rabu untuk menghindari anggapan libur panjang jika WFH diterapkan setiap Jumat. Ia mengatakan WFH pada hari Jumat akan berpotensi menyimpang dari tujuan karena dikhawatirkan penghematan bahan bakar minyak (BBM) justru tidak dilakukan.

Hal itu karena masyarakat ramai-ramai memaknai WFH itu sebagai libur panjang. "Kalau WFH dilaksanakan hari Jumat, potensial hari tersebut digunakan justru untuk berwisata. Publik bisa menganggap jadi hari libur panjang," kata Irawan di Jakarta, Rabu.

Baca Juga
  • Pemerintah Terapkan WFH ASN dan Swasta Usai Lebaran Demi Hemat BBM
  • Hemat BBM, Pemerintah Terapkan WFH ASN dan Swasta Usai Lebaran
  • DPR: Kebijakan WFH Perlu Kajian Komprehensif untuk Efisiensi

Menurut ia, WFH diusulkan diterapkan pada hari Rabu karena hari tersebut berada di tengah pekan. Jika WFH diterapkan pada Senin maka momen itu sama saja akan dianggap sebagai libur panjang. Sedangkan jika hari Kamis maka berpotensi masyarakat akan mengambil cuti pada Jumat.

Ahmad pun menilai bahwa kebijakan WFH itu positif untuk pengurangan konsumsi energi. Namun, kebijakan WFH juga perlu paralel dengan penyediaan logistik hingga bahan pokok bagi warga secara bijak.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengemukakan apabila WFH diberlakukan sehari, misalnya pada Jumat, maka akan tercipta rangkaian akhir pekan yang lebih panjang, yakni Jumat, Sabtu, Minggu. Hal ini dapat mendorong aktivitas rumah tangga sekaligus memberikan dorongan kecil bagi sektor pariwisata.

Menurut Purbaya, penerapan WFH sehari dapat memberikan dampak efisiensi energi, khususnya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Ia menjelaskan alasan kebijakan ini hanya diberlakukan sehari adalah untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan produktivitas.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PT JMRB Jawab Kritik Dahlan Iskan soal Toilet Jalan Tol Jorok, Langsung Dibersihkan Kalau Kotor
• 9 jam laludisway.id
thumb
Puluhan Orang Diajak Nginap oleh Musuh, Berakhir Tewas Dibantai
• 14 jam laludetik.com
thumb
Polisi Periksa 5 Saksi Buru Penusuk WN Belanda di Vila di Bali
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Kisah Pemudik di Lebaran 2026: Salah Jalan saat Gunakan Aplikasi Peta | SAPA PAGI
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Mensos Bakal Sisir Anggaran Non Prioritas Demi Efisiensi
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.