Albany, New York, tvOnenews.com - Diplomasi budaya Indonesia kembali mencatatkan tonggak penting di Amerika Serikat. Puluhan diaspora Indonesia mendapat pengakuan resmi di Gedung Capitol Negara Bagian New York, Albany, dalam ajang Indonesian Community Day 2026, Selasa (24/3/2026).
Momen ini menjadi langka dan bersejarah ketika komunitas Indonesia diperkenalkan langsung di dalam ruang sidang legislatif atau Assembly Chamber, di hadapan para pembuat kebijakan negara bagian New York.
Sejumlah anggota majelis negara bagian New York menyambut hangat kehadiran delegasi Indonesia. Mereka menilai diaspora Indonesia merupakan bagian dari komunitas yang aktif serta memiliki kontribusi nyata dalam kehidupan sosial dan ekonomi di New York.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan seni budaya yang memikat. Empat anak diaspora Indonesia membawakan tarian Dongklak yang penuh keceriaan, diikuti Tari Merak yang memukau dengan gerakan anggun serta warna kostum yang mencolok. Penampilan ini berhasil menarik perhatian para tamu undangan di lingkungan gedung parlemen.
Selain seni, kuliner Indonesia turut menjadi daya tarik utama. Antrian panjang terlihat di meja sajian yang menghadirkan berbagai hidangan khas Nusantara seperti sate, lemper, sambal goreng kentang, hingga nasi kuning. Sajian ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi sarana diplomasi budaya yang efektif dalam memperkenalkan Indonesia kepada para pejabat dan undangan.
Salah satu anggota majelis negara bagian New York menyampaikan bahwa kolaborasi antara Indonesia dan New York memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama dalam sektor perdagangan dan kerja sama ekonomi.
Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Indonesia di New York menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor strategis.
Puncak acara terjadi saat delegasi Indonesia memasuki Assembly Chamber. Mengenakan batik dan busana tradisional, sekitar 75 diaspora Indonesia berdiri di dalam ruang sidang ketika Speaker membacakan dan memperkenalkan mereka secara resmi.
Pengenalan ini menjadi simbol kuat pengakuan terhadap eksistensi dan kontribusi masyarakat Indonesia di Amerika Serikat, khususnya di New York.




