Seorang pria lanjut usia bernama Roepijono (67), warga Dupak Magersari, Bubutan, Surabaya tertabrak kereta saat tengah memilah sampah. Korban selamat meski sempat terseret kereta sejauh 30 meter.
Dilansir detikJatim, peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/3) pagi sekitar pukul 08.21 WIB. Korban tidak mendengar deru kereta api maupun bunyi peringatan karena memiliki gangguan pendengaran.
"Kereta barang melintas di Jalur Rel KAI Jalan SDT-KLM Km 3+8/9 jalur atas Jalan Kemayoran Baru dari stasiun Pasar Turi menuju Stasiun Kalimas. Karena pendengaran korban sudah berkurang, jadi tidak terdengar kereta akan melintas," kata Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra.
Korban sempat terseret sekitar 30 meter sehingga mengalami luka-luka yang cukup parah. Korban ditemukan tergeletak penuh darah akibat luka yang dialami, namun kondisinya sadar.
"Petugas tiba di lokasi sebagai korban sudah kondisi tergeletak di samping perlintasan kereta api, langsung pengecekan dan evakuasi bersama rekan PMI," kata Kabid Darlog BPBD Linmas Surabaya Linda Novanti.
Dia mengatakan, lokasi kejadian memang merupakan perkampungan yang berada di tepi rel kereta. Sehari-hari korban bekerja memilah sampah di dekat rumahnya.
Saat ini korban sudah dirawat di RSU Dr Soetomo Surabaya. Dalam perawatan ini korban dipastikan selamat.
"Korban mengalami luka patah kaki kanan akibat laka tersebut dan masih hidup," tutupnya.
Baca selengkapnya di sini dan di sini.
(wnv/whn)





