JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan wisata Kota Tua di Jakarta Barat diserbu puluhan ribu pengunjung selama momen libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra, menyebut lonjakan pengunjung tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.
“Tahun ini lebih banyak ya dibandingkan tahun lalu ya. Kalau dibanding tahun lalu itu ada peningkatan cukup drastis karena memang tahun ini kan agak panjang ya liburnya,” kata Denny saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/3/2026).
Denny menjelaskan, pada hari pertama Lebaran kawasan wisata sempat tutup dan tidak melayani pengunjung.
Namun, saat kembali dibuka pada H+1 Lebaran, jumlah pengunjung langsung melonjak dan hampir memenuhi kapasitas maksimal area Taman Fatahillah yang mampu menampung sekitar 30.000 orang.
Baca juga: Libur Sekolah Lebaran 2026 Sampai Kapan? Ini Jadwal Lengkapnya
“Rata-rata kalau kita gambarin ya, tahun lalu itu kan full-nya area Kota Tua di Fatahillah itu 30.000 orang full capacity kita ya. Sekarang ini yang kemarin itu tertinggi 23.700-an,” ujarnya.
Jumlah pengunjung tercatat konsisten di atas 20.000 orang per hari selama masa libur.
Tidak hanya wisatawan domestik, wisatawan mancanegara juga turut memadati kawasan tersebut.
“Wisatawan asingnya cukup banyak. Dari 20.000 pengunjung itu, sekitar 800 adalah warga negara asing,” kata Denny.
Ia menilai tingginya kunjungan ini juga dipengaruhi kampanye wisata lokal yang terus digalakkan, salah satunya melalui program “Lebaran di Jakarta, Kota Tua” yang menghadirkan berbagai hiburan.
“Memang terlihat setelah tutup, H+2 langsung membludak. Hari pertama buka di 19.000-an, hari kedua 21.000, lalu hari ketiga di 23.000,” ujarnya.
Baca juga: Selalu Jadi Primadona Libur Lebaran, Ini Alasan Warga Berkali-kali Pilih Ragunan
Jam Operasional dan AtraksiSelama libur Lebaran, pengelola memperpanjang jam operasional kawasan selama satu jam, sehingga buka hingga pukul 22.00 WIB.
Selain itu, pengunjung juga disuguhi berbagai atraksi hiburan, seperti pertunjukan musik keroncong, band komunitas, wahana rumah hantu, hingga area kuliner.
Pengunjung juga dapat menikmati museum, instalasi lighting art, serta aktivitas komunitas di area Kota Tua.
Denny memastikan hingga saat ini situasi masih kondusif tanpa laporan kejadian serius selama periode libur Lebaran.
Namun, terdapat beberapa laporan anak yang sempat terpisah dari orang tua di tengah keramaian.
Baca juga: TMII Tambah Angling dan Hadirkan Bus Wisata Keliling Saat Libur Lebaran
“Kemarin ada laporan hari Selasa, sekitar 5 anak hilang. Tapi aman, semuanya ditemukan kembali karena situasi memang ramai,” ujarnya.
Meski demikian, Denny mengakui persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan yang perlu diperbaiki, terutama pada malam hari ketika pengunjung mulai meninggalkan kawasan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




