SELURUH Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai kembali bekerja pada Rabu, 25 Maret 2026, setelah libur Lebaran 2026.
Pada hari pertama masuk kerja tersebut, Pemko Batam menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) guna memastikan transisi kerja berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan bahwa penerapan WFA dilakukan secara terukur dengan pembagian tugas yang jelas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca juga : Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Pemudik Diimbau Manfaatkan WFA
“Pada tanggal 25 berlaku konsep Work From Anywhere (WFA),” katanya, Selasa (24/3).
Ia menjelaskan, pimpinan OPD telah mengatur pegawai yang tetap harus hadir di kantor, terutama untuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Sementara itu, sebagian ASN lainnya menjalankan tugas secara fleksibel melalui skema WFA.
Menurut dia, pembagian tersebut dilakukan secara ketat agar pelayanan publik tetap berjalan optimal meski tidak seluruh pegawai berada di kantor.
Baca juga : Strategi Urai Macet: WFA Lebaran 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
“Sebagian pegawai tetap bekerja dari kantor, dan sebagian lainnya menjalankan WFA secara disiplin dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Selain pengaturan sistem kerja, Pemko Batam juga telah menjadwalkan apel gabungan bagi seluruh ASN yang akan dilaksanakan pada 30 Maret 2026 mendatang.
Dia menyebutkan, apel tersebut akan dipimpin langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal bersama seluruh pegawai.
“Apel gabungan akan dilaksanakan pada 30 Maret dan dirangkai dengan halalbihalal,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan pimpinan daerah agar seluruh ASN segera kembali fokus menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat usai libur Lebaran.
ASN diharapkan mampu mentransformasikan semangat Idulfitri menjadi etos kerja yang lebih baik, khususnya dalam memberikan pelayanan publik.
“Sekembali dari libur Idulfitri, ASN harus langsung mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.
Pemkot Batam berharap, semangat baru tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan di setiap instansi, sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Semangat dan etos kerja yang baik akan membawa kemajuan bagi Kota Batam,” pungkasnya. (H-3)





