Kodim 0503/JB Petakan Program Gentengisasi di Kalianyar Tambora

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Komando Distrik Militer (Kodim) 0503 Jakarta Barat tengah melakukan pemetaan titik untuk program gentengisasi di kawasan padat penduduk Kalianyar, Tambora. Kegiatan ini mengikuti instruksi dari Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faizal Rizal, yang mengarahkan pencarian lokasi pembangunan jembatan penghubung dan gentengisasi rumah tidak layak huni.

Dandim 0503/JB, Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, menjelaskan bahwa instruksi tersebut disampaikan dalam video conference saat kegiatan peletakan batu pertama "Pembangunan Jembatan Garuda dan Program Gentengisasi Rumah Tidak Layak Huni" di Tigaraksa, Tangerang, pada Rabu. "Dalam instruksinya, Danrem meminta agar cari terus titik jembatan dan rumah tak layak huni yang bisa dibangun," kata Sigit di Jakarta, Rabu.

Danrem 052/Wkr juga menawarkan hadiah bagi tim yang menyelesaikan pekerjaan lebih awal dari target. "Apabila pekerjaan lebih cepat selesai dari perkiraan awal akan diberikan hadiah dan apresiasi," tambah Sigit.

Dandim 0503/JB menghadiri video conference tersebut bersama unsur tiga pilar Kecamatan Tambora di Jalan Kalianyar RT.004/RW.007 Kelurahan Kalianyar. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada warga oleh Dandim 0503/JB.

Skema Pendanaan Kolaboratif

Sebelumnya, pemerintah sedang merancang skema pendanaan kolaboratif untuk pelaksanaan program gentengisasi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menuturkan bahwa pemerintah masih merumuskan skema pendanaan bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Prasetyo menyebutkan bahwa pelaksanaan program ini tidak sepenuhnya tergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah ingin melibatkan pihak perorangan dan swasta dalam program ini. "Semangatnya adalah kebersamaan dan keindahan, kebersihan itu lah, yang Beliau sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan ingin menggugah itu," ujarnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Cabai Rawit Masih Mahal Pasca-Lebaran, Tembus Rp100 Ribu per Kilogram di Malang
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Lonjakan Penumpang Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 1,9 Juta Orang
• 23 jam lalupantau.com
thumb
8 Contoh Rundown Acara Halalbihalal di Rumah, Sekolah dan Kantor
• 6 jam laludetik.com
thumb
Pemkot Cirebon Optimalkan 20 CCTV untuk Pantau Arus Balik Lebaran 2026 agar Lalu Lintas Tetap Lancar
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Pemprov Jatim Siapkan WFH Sehari untuk ASN, Klaim Hemat 108.000 Liter BBM
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.