Tempat laundry di Jalan Kelapa Nias Raya, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), mengalami kebakaran hingga membuat dua karyawatinya terluka. Polisi melakukan penyelidikan kasus kebakaran tersebut.
"Kami masih melakukan proses penyelidikan," kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim, dilansir Antara, Rabu (25/3/2026)
Saat pemadaman api, petugas sudah mengecek lokasi kejadian, memeriksa, dan mengambil keterangan dari sejumlah saksi. Petugas juga mengamankan barang bukti yang ada di lokasi kejadian.
Kobaran api dapat dipadamkan Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu dengan mengerahkan 10 mobil pemadam dengan 50 personel.
Kerugian materi akibat kebakaran itu berupa empat unit mesin cuci, empat unit mesin pengering, satu unit kulkas, satu unit perangkat CCTV dan mobil yang mengalami kerusakan di bagian depan serta pakaian laundry yang terbakar. Kiki mengatakan korban berinisial YN merupakan karyawan laundry yang mengalami luka bakar pada muka, leher, dan kedua tangan.
"Korban ini mengalami luka bakar 18 persen dan dirujuk ke RSUD Koja. Korban kedua, wanita yang juga karyawan laundry IP mengalami shock," ujarnya.
Berdasarkan keterangan korban, saat itu karyawan laundry yang bekerja sebagai kurir barang hendak memasak air menggunakan kompor gas dengan tabung gas 3 kg. Namun tiba-tiba api menyala dari kompor dan selang tabung, sehingga menjalar ke ruangan laundry hingga terbakar.
Petugas Gulkarmat Jakut tiba di lokasi pukul 14.42 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api bisa dipadamkan petugas pukul 15.57 WIB setelah mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 50 petugas damkar yang berjibaku memadamkan api.
"Pemadaman sudah selesai dan api dapat diatasi oleh petugas," ujar Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman.
Dia menduga kebakaran itu terjadi akibat kebocoran gas elpiji dan api membesar membakar toko laundry seluas 39 meter persegi.
"Kerugian ditaksir Rp 300 juta," katanya.
(wnv/eva)





