ADB Tawarkan Bantuan ke Indonesia Cs Buat Hadapi Imbas Perang AS-Iran

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) menawarkan paket dukungan keuangan kepada negara-negara berkembang guna memitigasi dampak perang Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran. 

Tawaran itu disampaikan ADB tanpa menyebutkan nominal kepada negara-negara anggota yang merupakan developing member countries (DMCs). Hal itu disampaikan oleh Presiden ADB Masato Kanda melalui keterangan resmi di Manila, Filipina, Selasa (24/3/2026). 

"ADB akan memberikan dukungan yang cepat, fleksibel, dan dapat disesuaikan untuk membantu negara-negara mengatasi tekanan mendesak dan memperkuat ketahanan jangka panjang, terutama melalui dukungan anggaran yang dapat dicairkan dengan cepat serta pembiayaan perdagangan dan rantai pasokan guna menjamin impor barang-barang penting, yang kini mencakup minyak," kata Masato, dikutip dari siaran pers, Rabu (25/3/2026). 

Bantuan ini, terang Masato, sejalan dengan rekam jejak organisasi dalam mendukung kawasan Asia dan Pasifik selama masa-masa ketidakpastian global. 

ADB memiliki sumber daya yang memadai untuk melindungi operasi yang sedang berjalan maupun yang direncanakan, sekaligus memperluas dukungan darurat sesuai dengan kebutuhan negara-negara anggota, termasuk dengan memanfaatkan cadangan pinjaman kontra-siklusnya.

Sejalan dengan itu, bank yang berpusat di Filipina itu terus memantau perkembangan pasar global dan implikasinya terhadap perekonomian di kawasan Asia dan Pasifik, terutama terkait fluktuasi harga energi, tekanan inflasi, dan neraca transaksi berjalan.

Baca Juga

  • Linknet Kantongi Pinjaman Rp2,53 Triliun dari ADB, Perkuat Infrastruktur Digital
  • ADB Siap Guyur Rp45,3 Triliun untuk Proyek Penting RI, Apa Saja?

Analisis terbaru ADB menunjukkan bahwa gangguan pada rute pengiriman telah menyebabkan kenaikan biaya dan waktu pengiriman. Sementara itu, risiko pasokan tidak hanya mencakup sektor energi, tetapi juga bahan baku industri utama seperti petrokimia dan pupuk, yang berdampak serius terhadap pertanian dan produksi pangan. 

Perekonomian yang bergantung pada pariwisata dan pengiriman uang menghadapi kerentanan yang semakin parah di luar guncangan awal tersebut. 

Selain itu, konflik ini dinilai meningkatkan ketidakpastian dan memperketat kondisi keuangan di seluruh kawasan, sehingga memberikan tekanan pada mata uang dan arus modal.

Sebagai tanggapan, ADB siap memberikan dukungan keuangan dan teknis yang tepat waktu untuk membantu negara-negara anggota mengelola risiko, menjaga stabilitas makroekonomi, dan melindungi kelompok masyarakat yang rentan. 

Ada dua komponen utama dalam intervensi ADB. Pertama, dukungan anggaran yang disalurkan dengan cepat untuk membantu negara-negara anggota yang menghadapi tekanan fiskal yang meningkat. 

Penggunaan fasilitas dukungan kontrasiklus bank untuk membantu pemerintah menstabilkan perekonomian mereka dan memitigasi dampak guncangan terhadap kehidupan dan mata pencaharian mereka yang paling berisiko.

Kedua, Program Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasokan (TSCFP) ADB, yang mendukung sektor swasta untuk memastikan impor penting, termasuk energi dan pangan, tetap mengalir. 

ADB telah memutuskan untuk mengaktifkan kembali dukungan untuk impor minyak di bawah program ini untuk periode terbatas. Keputusan ini dipicu oleh perekonomian dan kondisi masyarakat di seluruh kawasan ini yang sangat terpengaruh oleh lonjakan harga minyak yang cepat dan terganggunya rantai pasokan.

ADB telah memulai pembicaraan dengan semua negara anggota yang terkena dampak parah mengenai kemungkinan dukungan segera dan akan terus bekerja sama erat dengan pemerintah, mitra pembangunan, serta sektor swasta untuk memastikan respons yang terkoordinasi dan efektif guna menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi masyarakat miskin dan kelompok yang paling rentan.

Sebagai informasi, bank pembangunan yang didirikan 1966 itu beranggotakan 69 negara termasuk Indonesia. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puluhan Tahun Jadi Perokok, Daniel Radcliffe Akhirnya Berhenti Demi Sang Anak
• 1 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Puncak Arus Balik 2026 Tembus 256 Ribu Kendaraan, Tertinggi Sepanjang Sejarah
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
John Herdman Matangkan Taktik Indonesia Jelang Lawan St. Kitts & Nevis
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Menkeu Perpanjang Batas Lapor SPT sampai 30 April 2026
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tren Wisata Kesehatan 2026 yang Bikin Liburan Lebih Sehat dan Menenangkan
• 19 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.