Brackley, VIVA – Tim Mercedes mengawali era regulasi baru Formula 1 musim 2026 dengan performa yang sangat dominan. Namun, Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, menegaskan kepada seluruh kru dan pembalapnya untuk tidak terbuai dengan kesuksesan di dua seri pembuka.
Mercedes tampil perkasa dengan mengamankan posisi satu-dua (finish 1-2) secara beruntun. Di F1 GP Australia, George Russell keluar sebagai pemenang diikuti oleh talenta muda Kimi Antonelli di podium kedua. Dominasi tersebut berlanjut di GP China, di mana Kimi mencatatkan kemenangan perdana dalam kariernya, sementara Russell menempati posisi kedua.
Tantangan Baru di Setiap Lintasan
Meski berada di atas angin, Toto Wolff mengingatkan bahwa tantangan di setiap sirkuit selalu berbeda. "Setiap lintasan selalu memberikan pelajaran setiap waktu. Setiap akhir pekan membawa tantangan baru, dan kami memfokuskan untuk menyelesaikan pekerjaan kami, serta mencari perbaikan," ujar Wolff dalam keterangan resmi Mercedes, Kamis (26/3).
Wolff menyadari bahwa rival utama seperti Ferrari, McLaren, hingga Red Bull saat ini masih berjuang mengatasi kendala pengembangan dan penyesuaian terhadap regulasi mesin serta aerodinamika musim 2026. Namun, ia tidak ingin timnya lengah karena persaingan perebutan gelar juara dunia dan konstruktor masih sangat panjang.
Menatap F1 GP Jepang
Walaupun mencatatkan hasil positif di Australia dan China, Wolff mengungkapkan bahwa mobil Mercedes sebenarnya masih memiliki beberapa kendala kecil yang berpotensi menjadi masalah besar jika tidak segera dibenahi.
"Kami mencatatkan hasil positif di awal musim ini, tapi cuma itu. Di Australia dan China, kami masih mempunyai sejumlah kendala yang bisa jadi masalah pada akhir pekan kami," tambah pria asal Austria tersebut.
Kini, tim pabrikan asal Jerman tersebut tengah bersiap menatap seri selanjutnya di Sirkuit Suzuka, Jepang, pada Minggu mendatang. Dengan performa Russell dan Kimi yang tengah on-fire, Mercedes tetap menjadi tim yang paling diunggulkan untuk kembali naik podium tertinggi di salah satu sirkuit paling teknis di dunia tersebut.




