Jakarta (ANTARA) - Puncak arus balik libur Idul Fitri 1447 Hijriah di Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, diprediksi terjadi pada akhir pekan ini, yakni Sabtu dan Minggu, 28-29 Maret 2026.
“Puncak arus mudik diperkirakan berlangsung pada Sabtu dan Minggu karena dimulainya kembali aktivitas sekolah,” kata Kepala Terminal Bus Tanjung Priok Sandi di Jakarta, Kamis.
Saat ini, kata dia, belum terjadi lonjakan signifikan di terminal tersebut karena banyak penumpang yang memilih turun di titik-titik sebelum terminal.
Menurut dia, arus balik tetap didominasi oleh pemudik dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sementara itu, dari sisi pengamanan dan pelayanan, petugas gabungan masih terus disiagakan di berbagai titik.
“Termasuk posko kesehatan dan pengamanan, untuk memastikan perjalanan pemudik berjalan aman dan lancar,” ujar Sandi.
Dia mengungkapkan pada Rabu (25/3) siang, tercatat sekitar 250 penumpang datang dengan 30 bus.
“Jumlah ini diperkirakan akan bertambah hingga hari-hari ke depan,” tutur Sandi.
Seorang pemudik asal Magetan, Yudi (38), mengaku memilih kembali lebih awal karena akan segera kembali bekerja. Ia menceritakan perjalanan yang ditempuhnya relatif lancar meskipun sempat mengalami kemacetan di beberapa titik.
“Perjalanan cukup aman dan nyaman. Harapannya ke depan, fasilitas dan informasi perjalanan bisa terus ditingkatkan agar arus mudik dan balik semakin tertata,” ungkap Sandi.
Baca juga: Pemudik mulai berdatangan di Terminal Tanjung Priok
Baca juga: 2.496 penumpang berangkat dari Terminal Bus Tanjung Priok
Baca juga: Pemudik rasakan manfaat program diskon mudik tiket 30 persen
“Puncak arus mudik diperkirakan berlangsung pada Sabtu dan Minggu karena dimulainya kembali aktivitas sekolah,” kata Kepala Terminal Bus Tanjung Priok Sandi di Jakarta, Kamis.
Saat ini, kata dia, belum terjadi lonjakan signifikan di terminal tersebut karena banyak penumpang yang memilih turun di titik-titik sebelum terminal.
Menurut dia, arus balik tetap didominasi oleh pemudik dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sementara itu, dari sisi pengamanan dan pelayanan, petugas gabungan masih terus disiagakan di berbagai titik.
“Termasuk posko kesehatan dan pengamanan, untuk memastikan perjalanan pemudik berjalan aman dan lancar,” ujar Sandi.
Dia mengungkapkan pada Rabu (25/3) siang, tercatat sekitar 250 penumpang datang dengan 30 bus.
“Jumlah ini diperkirakan akan bertambah hingga hari-hari ke depan,” tutur Sandi.
Seorang pemudik asal Magetan, Yudi (38), mengaku memilih kembali lebih awal karena akan segera kembali bekerja. Ia menceritakan perjalanan yang ditempuhnya relatif lancar meskipun sempat mengalami kemacetan di beberapa titik.
“Perjalanan cukup aman dan nyaman. Harapannya ke depan, fasilitas dan informasi perjalanan bisa terus ditingkatkan agar arus mudik dan balik semakin tertata,” ungkap Sandi.
Baca juga: Pemudik mulai berdatangan di Terminal Tanjung Priok
Baca juga: 2.496 penumpang berangkat dari Terminal Bus Tanjung Priok
Baca juga: Pemudik rasakan manfaat program diskon mudik tiket 30 persen




