JAKARTA, DISWAY.ID - Cohen dan Azadeh adalah kisah nyata bahwa cinta tak memandang kebencian atau situasi apapun termasuk perang.
Meski kedua negara mereka yakni Iran dan Israel tengah berperang, mereka tengah memandang masa depan setelah perang dan berharap bisa saling mengunjungi tanah air masing-masing dilansir dari Jewish Journal.
Dean Golan Cohen tidak pernah menyangka bahwa sebuah malam santai di sebuah bar di Santa Monica akan membawanya bertemu dengan perempuan yang kelak akan ia nikahi.
Cohen, 30 tahun, seorang warga Israel yang pindah ke Los Angeles pada 2018, bertemu tunangannya yang berasal dari Iran di sebuah bar mahasiswa populer dekat UCLA pada 2019.
BACA JUGA:Iran Buktikan Kebohongan Amerika dengan Tembak Pesawat Jet F-18 Hornet, Jatuh di Samudera Pasifik
Mereka sempat bertukar kontak, tetapi kemudian kehilangan komunikasi selama beberapa tahun.
Baru pada 2021 mereka kembali terhubung.
“Saya sedang di Israel,” kenang Cohen.
“Dia melihat foto yang saya unggah dari restoran Persia di Tel Aviv dan berkomentar. Dari situlah percakapan dimulai lagi. Saya bilang padanya, ‘Kalau saya kembali ke Los Angeles, kita harus pergi bersama.’”
Kini pasangan tersebut telah bertunangan dan merencanakan pernikahan.
BACA JUGA:Nah Lho! Bukan WFH, Warga Korsel Diminta Jangan Mandi Kelamaan Imbas Perang Iran-Israel
Cohen adalah orang Israel dan Yahudi.
Tunangannya, “Azadeh”, nama samaran untuk melindungi keluarga yang masih tinggal di Iran, lahir di kota bersejarah Isfahan.
Meskipun lahir di negara yang dikenal sebagai negara Muslim, Azadeh mengatakan bahwa dirinya tidak menganggap dirinya Muslim, sebuah hal yang menurutnya sering disalahpahami di luar Iran.
“Kalau kamu mengetuk pintu dari rumah ke rumah di Iran, banyak yang akan bilang mereka sebenarnya tidak menganggap diri mereka Muslim.”
- 1
- 2
- 3
- 4
- »





