Meta PHK Ratusan Karyawan di Facebook hingga Bisnis VR

katadata.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Meta Platforms kembali membuat langkah besar dengan memangkas ratusan karyawan. Pemangkasan itu berlangsung di lintas divisi, mulai dari Facebook hingga unit bisnis virtual reality yaitu Reality Labs.

CNBC pada Rabu (25/3) melaporkan hal tersebut berdasarkan keterangan seorang sumber yang menyebutkan PHK dilakukan pada Rabu waktu setempat.

Kendati demikian, Meta tidak sepenuhnya menutup pintu bagi karyawan terdampak. Beberapa di antaranya ditawari peran baru, meski dalam sejumlah kasus memerlukan relokasi.

“Tim di seluruh Meta secara teratur melakukan restrukturisasi atau menerapkan perubahan untuk memastikan mereka berada dalam posisi terbaik untuk mencapai tujuan mereka. Jika memungkinkan, kami mencari peluang lain bagi karyawan yang posisinya mungkin terdampak,” kata juru bicara Meta dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, Meta juga memangkas seribu pekerjaan di unit VR seperti Quest uan menandakan perubahan prioritas yang cukup drastis. Perusahaan menyebut langkah itu sebagai bagian dari penyesuaian agar tim lebih selaras dengan target strategis ke depan.

Pemutusan hubungan kerja ini terjadi ketika perusahaan tengah memfokuskan kembali upayanya dan menginvestasikan miliaran dolar dalam sumber daya berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Hal ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalan dari pemain besar seperti OpenAI, Anthropic, dan Google.

Di saat yang sama, Meta justru agresif merekrut talenta baru di bidang AI generatif dan pengembangan agen cerdas. Salah satu langkah terbarunya adalah kerja sama dengan startup Dreamer, yang membawa kembali Hugo Barra ke dalam lingkaran perusahaan, kali ini untuk memperkuat lini Superintelligence Labs.

Tak hanya fokus pada talenta, Meta juga memperkuat barisan eksekutifnya. Sejumlah petinggi, termasuk CFO Susan Li dan CTO Andrew Bosworth mendapatkan insentif berbasis saham dengan target kinerja ambisius dalam lima tahun ke depan.

“Ini adalah taruhan besar. Paket pembayaran ini (insentif) tidak akan terealisasi kecuali Meta mencapai kesuksesan besar di masa depan, yang menguntungkan semua pemegang saham kami,” kata juru bicara Meta dalam sebuah pernyataan. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Krisis Energi Bisa Tekan APBN, MPR Minta Subsidi BBM-LPG Lebih Tepat Sasaran
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Libur Lebaran 2026, Kota Tua Jakarta Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Prabowo Tinjau Permukiman Bantaran Rel di Senen, Janji Bangun Hunian Layak
• 45 menit lalukompas.tv
thumb
Usman Hamid Soal Kabais Mundur: Dari Awal Memang Harus Dimintai Tanggung Jawab
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Ribuan Pemudik Tiba di Tangerang, 464 Bus Masuk Poris Plawad dalam Tiga Hari
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.