Momen Lebaran memang sudah usai, tetapi Anda mungkin masih menyimpan sisa makanan di kulkas. Hidangan seperti rendang, opor ayam, hingga gulai selalu menggugah selera banyak orang, sehingga rasanya sayang untuk dilewatkan.
Namun, di balik kelezatannya, jenis-jenis makanan ternyata cenderung tinggi lemak jenuh, sehingga bisa memicu kenaikan kolesterol jika dikonsumsi berlebihan, Moms.
Yang sering terjadi, kenaikan kolesterol tidak langsung terasa. Tubuh biasanya memberikan tanda-tanda ringan yang kerap diabaikan.
Apa itu Kolesterol?Menurut American Heart Association, kolesterol adalah zat seperti lilin yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel dan hormon. Namun, kadar berlebih dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Kolesterol berasal dari dua sumber, yakni produksi alami dan asupan makanan hewani seperti daging, ayam, serta produk susu. Selain itu, makanan tinggi lemak jenuh termasuk santan dan minyak kelapa sawit dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.
Tanda-tanda Kolesterol NaikMeski sering disebut silent killer, ada beberapa tanda kolesterol tinggi yang jarang disadari, di antaranya:
1. Mudah pegal di leher dan pundak
Aliran darah yang tidak lancar akibat penumpukan plak bisa memicu rasa pegal, terutama di area leher dan bahu.
2. Kesemutan di tangan dan kaki
Kolesterol tinggi dapat menghambat sirkulasi darah, sehingga saraf tidak mendapatkan cukup oksigen.
3. Cepat lelah tanpa sebab jelas
Ketika pembuluh darah menyempit, distribusi oksigen ke seluruh tubuh terganggu, membuat tubuh mudah lelah.
4. Nyeri dada ringan
Meski tidak selalu berat, rasa tidak nyaman di dada bisa menjadi tanda awal adanya masalah pada pembuluh darah jantung.
5. Munculnya xanthelasma (benjolan kuning di kelopak mata)
Ini adalah salah satu tanda fisik kolesterol tinggi yang sering tidak disadari, Moms.
6. Sering mengantuk setelah makan berat
Lonjakan lemak dalam darah setelah konsumsi makanan tinggi lemak bisa memengaruhi energi tubuh.
Agar kadar kolesterol tetap terjaga, disarankan untuk membatasi makanan tinggi lemak jenuh setelah Lebaran. Imbangi juga dengan konsumsi sayur, buah, serta pola hidup aktif agar kesehatan tetap terjaga ya, Moms.




