Di tengah masa libur Lebaran, banyak orang memanfaatkannya untuk beristirahat di rumah. Meski begitu, jangan sampai momen ini malah bikin kamu jadi terlalu santai dan lupa menjaga kondisi tubuh, ya.
Ada banyak aktivitas fisik ringan yang bisa kamu lakukan selama libur Lebaran, salah satunya lari. Olahraga ini jadi pilihan yang pas karena fleksibel, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa mengganggu agenda liburan.
Sayangnya, untuk bisa konsisten lari di tengah suasana liburan memang nggak selalu mudah. Oleh karena itu, dibutuhkan tips khusus yang bisa meningkatkan semangat biar kamu tetap aktif bergerak.
Ingin tahu gimana menyiasati rasa malas dan tetap aktif selama liburan? Yuk, simak tips dari teman kumparan di bawah ini!
Tips Konsisten Lari Saat Libur LebaranNah, tips pertama datang dari member teman kumparan Running Club, Novi Kusumayanti. Selama libur Lebaran, ia tetap berusaha konsisten berolahraga. Bahkan, di hari kedua Lebaran ia berhasil menempuh jarak sejauh 21K, lho.
Motivasinya untuk terus aktif bergerak datang dari berbagai hidangan lezat yang ia konsumsi saat Lebaran. Aneka makanan dengan minyak berlebih dan santan bisa meninggalkan lemak jenuh yang kurang baik untuk kesehatan, jadi ia berusaha mengimbanginya dengan rutin berolahraga.
“Sebelum & setelah Lebaran diusahakan untuk tetap berolahraga. Membakar lemak opor, rendang, dan lain-lainnya,” pesan Novi.
Konsistensi juga ditunjukkan oleh Viki Satria (31), member teman kumparan Running Club. Di tengah suasana liburan, ia tetap menyempatkan waktu untuk jogging atau lari sejauh 5K. Bahkan, ia sudah menyiapkan waktu khusus sekitar 30 menit hingga satu jam di sore hari untuk menjaga rutinitasnya.
Bagi Viki, kebiasaan aktif berawal dari niat yang kuat dalam diri. “kalau niatnya sudah tidak ada, maka untuk berolahraga atau bergerak pasti akan susah,” ujarnya.
Padahal, latihan lari bisa dilakukan di mana saja, lho. Nggak harus selalu di trek khusus atau tempat olahraga tertentu. Kamu bisa mulai dari hal sederhana seperti jogging ringan atau jalan kaki santai di sekitar komplek, yang penting tubuh tetap bergerak dan berkeringat.
Masih dari member teman kumparan Running Club, Suryadhi Ashev (43) memilih menyesuaikan intensitas larinya selama libur Lebaran. Ia mengurangi jarak dan durasi agar tubuh bisa tetap aktif tanpa merasa terlalu terbebani.
Menariknya, Suryadhi juga memanfaatkan momen silaturahmi untuk tetap bergerak. “Jalan kaki bersama keluarga keliling kampung buat maaf-maafan ataupun berziarah ke kuburan dengan jalan kaki,” tuturnya.
Meskipun terkesan nggak terlalu “niat”, jalan kaki sederhana seperti itu sebenarnya tetap efektif untuk membantu membakar kalori dalam tubuh. Jadi, aktivitas ringan ini tetap punya manfaat, apalagi kalau dilakukan secara rutin.
Dikutip dari Mayo Clinic, jalan kaki secara teratur bisa membantu menjaga berat badan tetap ideal sekaligus mengurangi lemak tubuh. Nggak cuma itu, kebiasaan ini juga bisa menurunkan risiko berbagai penyakit seperti jantung, stroke, tekanan darah tinggi, hingga diabetes tipe 2.
Semakin cepat, jauh, dan sering kamu berjalan, manfaat yang didapat juga akan semakin terasa. Kamu bisa mulai dari tempo santai, lalu perlahan meningkatkan kecepatan dan jarak agar tubuh lebih terbiasa.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan





