Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Gangguan Pasokan BBM Melanda Lima Negara Ini

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Krisis energi global mulai terasa di berbagai negara menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya perang antara Iran, Israel, dan keterlibatan Amerika Serikat yang mengganggu jalur distribusi minyak dunia. Dampaknya, sejumlah negara menghadapi gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)

Berikut enam negara yang sudah mengalami gangguan pasokan BBM hingga warganya antre di SPBU, seperti dihimpun Katadata, Kamis (26/3):

1. India 

Melansir AlJazeera (25/3), antrean panjang terjadi di SPBU di wilayah Gujarat, India sejak Senin dan Selasa pekan ini. Sejumlah warga mengantre panjang karena ada rumor India akan kehabisan bahan bakar. 

Sebelumnya, Pemerintah India mulai mengantisipasi potensi krisis energi dengan menggelar pertemuan lintas partai untuk memberikan penjelasan kepada anggota parlemen terkait situasi Timur Tengah dan dampaknya terhadap pasokan energi.

Seorang anggota parlemen menyatakan bahwa lebih banyak kapal tanker minyak menuju India akan diizinkan melewati Selat Hormuz agar pasokan energi tetap terjaga. Sekretaris Luar Negeri India, Vikram Misri, kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa empat kapal tanker minyak telah diberikan izin untuk bersandar di pelabuhan India dalam beberapa hari ke depan.

Selain mengamankan impor minyak, pemerintah India juga meningkatkan produksi gas domestik untuk mengurangi tekanan pasokan energi. Pemerintah juga memprioritaskan keselamatan warga negaranya di negara-negara Teluk, mengingat jutaan warga India tinggal dan bekerja di kawasan tersebut.

2. Thailand

Antrean panjang kendaraan terlihat di SPBU di distrik perbatasan Ban Kruat, provinsi timur laut Thailand, meskipun harga BBM baru saja naik 6 baht per liter. Pengemudi, petani, dan sopir truk tetap mengantre karena tidak memiliki pilihan lain selain mengisi bahan bakar untuk bekerja dan mempertahankan penghasilan mereka.

Melansir Bangkok Post (26/3), banyak warga menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrean, padahal waktu tersebut seharusnya digunakan untuk bekerja. SPBU masih melakukan pembatasan pembelian BBM karena masalah penimbunan dan hambatan distribusi.

Kenaikan harga BBM sebesar 6 baht diumumkan oleh dana minyak negara pada pukul 22.00 malam, memicu masyarakat berbondong-bondong mengisi BBM sebelum harga baru berlaku pukul 05.00 pagi. Setelah harga naik pun, antrean panjang tetap terjadi di SPBU, terutama di wilayah perbatasan dengan Cambodia.

Warga khawatir kekurangan BBM akan berlangsung lama karena banyak masyarakat bergantung pada kendaraan untuk bekerja. Sebagian warga juga menimbun BBM sebagai antisipasi jika konflik perbatasan dengan Kamboja kembali terjadi sehingga mereka bisa segera mengungsi.

Seorang kontraktor pengurukan tanah bernama Sak mengeluhkan pembatasan pengisian BBM. Truk hanya diperbolehkan mengisi BBM senilai 1.000 baht per pengisian, padahal biasanya ia membutuhkan setidaknya 2.000 baht untuk bekerja seharian. 

"Dengan hanya 1.000 baht bahan bakar, saya tidak dapat bekerja bahkan setengah hari, yang mengakibatkan hilangnya pendapatan," katanya. 

3. Bangladesh

Krisis BBM juga terjadi di Bangladesh akibat perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Sejumlah SPBU mengalami antrean panjang dan situasi kacau akibat stok BBM yang terbatas.

Asosiasi Pemilik SPBU Bangladesh mendesak pemerintah meningkatkan keamanan di SPBU dan bahkan mengancam akan menghentikan pasokan BBM jika situasi tidak terkendali. Mereka menyebut pasokan dari perusahaan milik negara, Bangladesh Petroleum Corporation, tidak mencukupi dibandingkan dengan permintaan harian.

“Perusahaan pemasok bahan bakar negara, Bangladesh Petroleum Corporation memasok minyak dengan jumlah bahan bakar yang tak mencukupi permintaan, kata perwakilan tersebut, dikutip dari India Times, Rabu (25/3). 

Akibatnya, masyarakat harus mengantre berjam-jam untuk membeli BBM. Banyak pelanggan kelelahan, frustrasi, dan marah karena harus menunggu lama. Pekerja SPBU juga mengalami tekanan besar dan sering berdebat dengan pelanggan.

Situasi bahkan memburuk karena masalah keamanan. Dilaporkan ada pengendara yang mengancam akan membakar SPBU, dan pada dini hari massa memaksa SPBU dibuka serta mengambil BBM tanpa membayar. Asosiasi SPBU menilai situasi sudah mencapai titik kritis dan berisiko membuat SPBU di seluruh negeri tutup sewaktu-waktu.

4. Australia

Krisis pasokan BBM juga terjadi di Australia. Lebih dari 500 SPBU dilaporkan kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar akibat gangguan distribusi minyak global.

Menteri Energi Chris Bowen menyatakan sebanyak 520 SPBU di seluruh negeri saat ini kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar. Melansir ABC News (26/3), kekosongan ini terjadi di berbagai negara bagian, termasuk solar (diesel) dan bensin (unleaded).

Kekurangan BBM terjadi di berbagai wilayah, antara lain:

  • New South Wales: 178 SPBU kehabisan solar dan 48 SPBU kehabisan BBM
  • Victoria: 72 SPBU kehabisan solar dan 45 kehabisan bensin
  • Queensland: 55 SPBU kehabisan solar dan 33 kehabisan bensin
  • Australia Barat, Australia Selatan, Tasmania, dan Australian Capital Territory juga mengalami kekurangan BBM
5. Laos

Di Laos, antrean panjang terjadi di banyak SPBU di ibu kota Vientiane akibat kelangkaan BBM yang semakin parah. Lebih dari 40% dari sekitar 2.500 SPBU di Laos dilaporkan tutup karena kehabisan bahan bakar. Banyak SPBU yang masih buka melakukan pembatasan pembelian BBM karena stok sangat terbatas.

Melansir CNA News (17/3), Laos sangat bergantung pada impor BBM dari Thailand. Ketika Thailand sempat menghentikan ekspor BBM untuk menjaga stok domestik, Laos langsung mengalami panic buying dan stok BBM di Vientiane habis hanya dalam beberapa jam.

Meski Thailand kemudian memberikan pengecualian dan mengirim pasokan darurat sekitar 12 juta liter BBM, pasokan tersebut cepat habis. Warga mengaku setiap kali BBM datang, stok bisa habis dalam satu hari bahkan kurang.

Antrean kendaraan bisa mencapai waktu tunggu hingga dua jam hanya untuk mengisi tangki motor. Banyak pengemudi ojek dan pekerja yang bergantung pada kendaraan terancam tidak bisa bekerja karena kehabisan BBM.

Harga BBM di Laos juga melonjak tajam, dengan harga diesel naik hampir 50%.

Bagaimana dengan Indonesia?

Antrean BBM juga sempat terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Namun, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan antrean ini dipicu oleh pembatasan BBM oleh pemerintah daerah yang diterjemahkan sebagai kelangkaan BBM oleh masyarakat. Akibatnya masyarakat panik dan berbondong-bondong membeli BBM (panic buying).

Tito telah meminta Wali Kota Singkawang dan Bupati Bengkayang mencabut surat edaran pembatasan pembelian BBM karena justru memicu panic buying di masyarakat. Pembatasan tersebut awalnya ditujukan untuk mengurangi antrean di SPBU dengan membatasi pembelian maksimal sekitar 30 liter per kendaraan.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan ketahanan pasokan BBM di Kalimantan masih terkendali dan suplai ke SPBU telah ditingkatkan sejak 20 Maret. Sejumlah SPBU di Pontianak bahkan dioperasikan 24 jam untuk mengurangi antrean.

Menurut Pertamina, kondisi antrean BBM di Kalimantan Barat mulai berangsur normal sejak 22–23 Maret. Antrean di Pontianak dan Kubu Raya sudah normal, sementara di Singkawang dan Bengkayang masih dalam kondisi sedang, dan pemerintah masih berupaya mengurai antrean di Sambas dan Landak.

Selama periode 9–22 Maret, penyaluran bensin di Kalimantan Barat mencapai rata-rata 2.749 kiloliter per hari atau naik sekitar 19,8% dibandingkan kondisi normal, dengan lonjakan tertinggi mencapai 54%. Sementara penyaluran solar rata-rata 1.420 kiloliter per hari atau turun sekitar 3,7% dari kondisi normal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KRI Prabu Siliwangi-321 bersandar di Jakarta usai berlayar dari Italia
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Puasa Syawal 2026: Kapan Batas Akhir dan Bagaimana Niatnya?
• 3 jam laludetik.com
thumb
Harga Pangan 26 Maret 2026: Cabai Rawit Merah Turun, Cabai Rawit Hijau Naik
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Tak Kemana-Mana, Buyback Turun
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kabur Usai Tabrak 2 Kendaraan, Mobil Nyemplung ke Sawah di Babelan
• 54 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.