Harga Emas Banjarmasin Anjlok, Investasi Warga Meningkat

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Dina

TVRINews, Banjarmasin

Penurunan Harga Logam Mulia Picu Lonjakan Transaksi di Pasar Lokal

Pasar komoditas logam mulia di Kalimantan Selatan mengalami fluktuasi signifikan. Harga emas kadar 99 persen di Kota Banjarmasin dilaporkan merosot tajam, memicu gelombang pembelian oleh masyarakat yang memanfaatkan momentum ini sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Pantauan di kawasan Pasar Kalindo, Belitung Darat, menunjukkan peningkatan aktivitas konsumen yang cukup kontras dibanding hari-hari sebelumnya. 

Penurunan harga yang menyentuh angka ratusan ribu rupiah per gram menjadi daya tarik utama bagi warga untuk mendatangi toko-toko perhiasan.

Dinamika Pasar Global dan Domestik

Analisis pasar menunjukkan bahwa fenomena ini tidak terjadi secara tunggal, melainkan dampak dari kombinasi sentimen global dan isu industri di tingkat nasional.

Salah satu pedagang setempat, Hj. Lili, menyebutkan bahwa tren koreksi harga ini dipengaruhi oleh dinamika geopolitik luar negeri serta isu hukum yang berkembang di dalam negeri.

"Terjadi penurunan yang sangat drastis, dari sebelumnya berada di kisaran Rp 3 juta per gram, kini menjadi Rp 2,35 juta per gram. Fenomena ini berlangsung tepat di tengah bulan Ramadan," ujar Hj. Lili saat ditemui pada Kamis 26 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memengaruhi suku bunga global, ditambah dengan isu hukum terkait dugaan perdagangan emas ilegal di Jawa Timur, secara kolektif memberikan tekanan pada stabilitas harga di pasar daerah.

Sentimen Konsumen dan Proyeksi ke Depan

Bagi sebagian besar masyarakat, anjloknya harga emas dipandang sebagai peluang strategis. Imai, salah satu pembeli di lokasi, menyatakan keputusannya untuk melakukan transaksi didasari oleh motivasi investasi selagi nilai tukar komoditas tersebut sedang berada di titik rendah.

"Saya memutuskan untuk membeli emas kadar 99 sekarang karena harganya sedang turun secara signifikan," kata Imai di sela-sela kunjungannya ke pasar.

Meski terjadi guncangan harga yang cukup dalam, para pelaku usaha memprediksi kondisi ini bersifat temporer. Stabilitas pasar diperkirakan akan segera pulih dalam waktu dekat seiring dengan penyesuaian regulasi dan meredanya sentimen negatif di pasar internasional.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investasi Emas Naik Saat Lebaran, THR Jadi Modal Aset Masa Depan
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
UMKM Terjepit Perang Global: Harga Naik, Daya Beli Turun, Siapa Peduli?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Menkeu: RI Belum Darurat Energi, APBN Masih Kuat
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Iran Akan Akhiri Perang Setelah Ada Jaminan Tak Akan Terulang Lagi
• 8 jam laludetik.com
thumb
Selat Hormuz Terganggu, Negara-Negara Asia Hadapi Krisis Energi
• 12 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.