Bahlil: Pemerintah Belum Berencana Menaikkan Harga BBM Subsidi

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Indonesia. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (25/3). 

“Sampai dengan semalam arahan Bapak Presiden untuk mencari akal bagaimana agar kita jangan memberatkan rakyat,” kata Bahlil dalam rekaman konferensi pers di Karanganyar, Jawa Tengah yang diterima Katadata dari Kementerian ESDM, Kamis (26/3).

Indonesia saat ini memiliki tiga jenis BBM yang disubsidi baik itu dianggarkan melalui APBN langsung atau skema kompensasi yang dibayarkan kepada Pertamina. Tiga BBM tersebut yakni Solar, minyak tanah (kerosene), dan Pertalite.

“Untuk BBM subsidi, saat ini saya dengan Menteri Keuangan terus mencari solusi terbaik. Sekalipun (dalam kondisi) krisis, tapi kami tetap memperhatikan keadaan rakyat,” ujarnya.

Selain itu Bahlil meminta masyarakat Indonesia agar bisa menggunakan energi dengan bijak, sesuai kebutuhan di tengah kondisi dunia yang sedang menghadapi krisis energi global.

Klaim Stok Aman

Bahlil mengklaim kondisi pasokan BBM dan liquified petroleum gas (LPG) terpenuhi dengan baik. Dia menyebut pemerintah akan menjaga pasokan, cadangan, dan harga energi di Indonesia. 

“Sekalipun hampir seluruh dunia kena (dampak perang), tapi hari ini BBM baik bensin, solar, LPG terpenuhi baik,” kata Bahlil dalam kesempatan yang sama.

Sejumlah negara sudah mulai menaikkan harga BBM imbas perang Timur Tengah yang menghambat pasokan energi dari Teluk Persia ke pasar global. Negara tetangga Indonesia yakni Filipina sudah mengumumkan kondisi darurat energi pada Selasa (24/3).

Meski pasokan dipenuhi dengan baik, namun menurutnya kondisi geopolitik saat ini tidak bisa diramalkan oleh satu orang pun. Dia berharap perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran bisa segera berakhir.

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Bahlil untuk segera mencari pasokan minyak baru dari seluruh negara. Di saat yang bersamaan, Indonesia juga harus mengoptimalkan semua pasokan energi yang dimiliki di dalam negeri.

“Sekalipun negara lain, negara tetangga sudah mulai masuk keadaan yang tidak diharapkan yakni darurat, kami harus meyakinkan pada rakyat bahwa kami sudah tidak impor Solar, jadi jelas,” ujarnya.

Indonesia saat ini memang masih mengimpor sebagian minyak mentah, impor juga 70% kebutuhan LPG domestik.

“Tapi saya yakinkan Insya Allah kita dalam kondisi baik sampai dengan beberapa hari ke depan,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Orlando City rekrut Griezmann dari Atletico Madrid
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Seorang Nenek Kejar Dedi Mulyadi di Jalur Sumedang, Ucapannya Bikin Kaget KDM
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Media Israel Sebut Trump Siap Rebut Pulau Kharg di Iran
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi dan Update Polemik Paspor WNI Dean James, hingga Dicoret dari Timnas Indoesia untuk FIFA Series 2026
• 51 menit lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran Landa Kafe di Medan, Api Diduga Berasal dari Dapur
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.