Kebijakan WFH Disorot, Picu Kecemburuan dan Tak Semua Sektor Bisa Terapkan

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah, menyatakan kebijakan 1 hari WFH (Work From Home) dapat memicu kecemburuan pegawai antar sektor. Menurutnya, kecemburuan ini muncul karena adanya perbedaan mobilitas dalam bekerja.

Ada yang harus bekerja secara langsung melayani masyarakat, tapi di sisi lain ada ASN yang dapar mengerjakan tugasnya dari mana saja, termasuk rumah.

Advertisement

"Betul. Itu itu kalau gajinya sama di antara ASN mesti pencemburu. Nggak usah ke kantor gajinya sama," kata Trubus kepada Liputan6.com, Kamis (26/3/2026).

Selain itu, Trubus menilai kebijakan WFH 1 hari tidak betul-betul efektif. Apalagi tidak semua sektor dapat diterapkan dengan kebijakan yang sama. Meski begitu, Trubus mengatakan kebijakan WFH untuk mengurangi penggunaan BBM bisa saja terjadi, tapi tidak berdampak secara signifikan. 

"Sebenarnya kalau itu BBM ya WFH ini hanya salah satu saja, tapi nggak akan berharap akan ada ada penurunan signifikan yang diharapkan pemerintah kan sampai 20 persen," ungkapnya.

Ia menuturkan, angka tersebut sulit dicapai karena terlalu tinggi. Ditambah ada sejumlah sektor yang tetap harus jalan langsung, tidak bisa diterapkan kebijakan WFH tersebut.

 

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Soal Penanganan Kasus Kuota Haji: Ada Progres yang Sangat Bagus
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Pertemuan Trump-Xi Jinping Akhirnya Bakal Terjadi, Dilakukan di China 14-15 Mei Nanti
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Mobil Ioniq 5 Dibobol Maling Modus Pecah Kaca di Serpong, iPhone Digasak
• 6 jam laludetik.com
thumb
Taktik John Herdman Diprediksi Akan Sama dengan STY atau Kluivert, Ini Analisis Pengamat
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal Salat Makassar 26 Maret 2026
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.