TEL AVIV, KOMPAS.TV - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengeklaim militernya telah membunuh Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) Laksamana Alireza Tangsiri. Katz menyebut Alireza Tangsiri terbunuh dalam serangan udara di Bandar Abbas, Iran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari otoritas Iran mengenai kabar terbunuhnya Alireza Tangsiri. Komandan IRGC itu disebut sebagai salah satu tokoh penting dalam kontrol Iran terhadap Selat Hormuz.
Israel Katz menyebut Alireza Tangsiri sebagai sosok yang bertanggung jawab atas penutupan Selat Hormuz. Katz pun menyebut pembunuhan ini sebagai "pesan" peringatan kepada IRGC.
"Kami akan terus melanjutkan operasi di Iran dengan kekuatan penuh untuk mencapai tujuan dalam perang ini," kata Katz dikutip Times of Israel, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga: AS-Israel Cabut Ghalibaf dan Araghchi dari Daftar Target, Gegara Bakal Dijadikan Pemimpin Iran?
Lebih lanjut, Menteri Pertahanan Israel itu menyatakan pihaknya tidak lagi menargetkan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragahchi dan Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf.
Israel Katz menyatakan keputusan ini atas permintaan Pakistan untuk mefasilitasi dialog antara Iran dengan Amerika Serikat (AS).
Pakistan sebelumnya dilaporkan menjadi perantara upaya mediasi antara AS dengan Iran. Islamabad disebut menyalurkan 15 poin proposal gencatan senjata dari Presiden AS Donald Trump untuk Iran.
Akan tetapi, televisi Iran, Press TV melaporkan Teheran menolak proposal tersebut dan mengajukan lima syarat untuk mengakhiri perang. Syarat yang diajukan Iran di antaranya meliputi jaminan penghentian agresi serta pembayaran ganti rugi dan perbaikan atas kerusakana akibat perang.
Baca Juga: Trump Ungkap Iran Ketakutan Akui Bernegosiasi dengan AS, Sebut Negosiator Alami Kecemasan
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- pembunuhan komandan iran
- perang iran
- serangan israel ke iran
- garda revolusioner iran
- israel bunuh komandan irgc





