Angka tersebut merupakan akumulasi data per Rabu (25/3/2026) yang menunjukkan tren peningkatan luasan terbakar di sejumlah titik strategis.
IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mencapai 2.713,26 hektare dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, terhitung sejak 1 Januari hingga 24 Maret 2026.
“Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, total luasan terbakar sejak Rabu (1/1/2026) hingga Senin (23/3/2026) mencapai 2.713,26 hektare,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).
Dia menambahkan, angka tersebut merupakan akumulasi data per Rabu (25/3/2026) yang menunjukkan tren peningkatan luasan terbakar di sejumlah titik strategis.
Dia menyebutkan, penambahan luas kebakaran terjadi secara signifikan di Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, serta Kabupaten Indragiri Hilir.
“Pada periode pelaporan, terdapat penambahan luas kebakaran di beberapa wilayah, di antaranya di Kabupaten Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir,” kata dia.
Dia menambahkan, Pemerintah Riau telah menetapkan status siaga darurat sejak Kamis (13/2/2026).
"Upaya penanganan terus dilakukan melalui pemadaman darat dan udara serta peningkatan patroli di wilayah rawan,” kata dia.
BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus melakukan upaya penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga, pendataan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga pemadaman kebakaran dan pemulihan kondisi di wilayah terdampak.
(Nur Ichsan Yuniarto)





