Penulis: Bilal Hardiansyah
TVRINews, Kabupaten Serang
Pemerintah Kabupaten Serang tengah gencar melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap balita guna memitigasi penyakit campak. Berdasarkan temuan, hingga kini ada 157 anak kasus suspek atau terduga positif campak.
Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, mengimbau masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup sehat terlebih pada masa pancaroba agar daya tahan tubuh lebih terjaga.
“Kami mendapat laporan dari beberapa rumah sakit, dan kasusnya memang sedang naik. Oleh karena itu diharapkan masyarakat sadar akan kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Terlebih saat peralihan musim dan juga udara yang kurang baik seperti sekarang ini," kata Najib, dikutip Kamis, 26 Maret 2026.
Ia juga mengingatkan bahwa campak merupakan penyakit menular yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius hingga kematian, terutama pada anak-anak.
Gejala campak antara lain demam, munculnya ruam merah pada kulit, batuk, pilek, hingga sesak napas. Jika ditemukan anak dengan gejala tersebut, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan melalui pengambilan sampel darah yang kemudian diuji di laboratorium milik Kementerian Kesehatan di Jakarta.
Sebagai langkah pencegahan, program imunisasi terus digencarkan di 29 kecamatan di Kabupaten Serang guna meningkatkan kekebalan tubuh anak dan menekan penyebaran penyakit.
Editor: Redaksi TVRINews





