DPR RI Dorong Pendidikan Bela Negara Masuk Kurikulum Sekolah

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Masrul Fajrin

TVRINews, Surabaya

DPR RI mendorong agar Pendidikan Bela Negara segera masuk dalam kurikulum di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).  Wacana ini mengemuka setelah Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyatakan bahwa Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) akan dilibatkan langsung sebagai tenaga pendidik utama.

Usulan ini disampaikan Bambang Haryo saat bersilaturahim dengan jajaran LVRI Jawa Timur di Surabaya, Kamis 26 Maret 2026. Menurutnya, pelibatan para veteran bukan tanpa alasan, mengingat mereka merupakan aktor utama yang mengalami langsung sejarah perjuangan bangsa.

"Ini yang memberikan pendidikan adalah veteran. Mereka adalah pelaku sejarah perjuangan bangsa dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan RI," ujar Bambang Haryo di hadapan para anggota LVRI, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa pendidikan bela negara tidak boleh sekadar teori. Nilai-nilai cinta tanah air dan Pancasila harus ditanamkan oleh sosok yang memiliki pengalaman autentik dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

"Jadi mendidik masyarakat untuk mau bela negara, cinta tanah air, berpancasila, NKRI betul-betul harga mati," tegasnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Bambang Haryo juga mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengalokasikan anggaran khusus. Menurutnya, program ini membutuhkan dukungan finansial yang jelas agar dapat berjalan efektif di semua tingkatan sekolah.

"Dengan anggaran, tentu dari pemerintah kota, pemerintah provinsi atau pemerintah pusat. Termasuk juga fasilitas untuk mendidik para siswa dari SD, SMP, SMA, tentang bela negara," jelasnya.

Tak hanya membahas pendidikan, pertemuan itu juga menjadi ajang penampungan aspirasi para veteran. Beberapa poin yang dicatat antara lain terkait peningkatan Tunjangan Veteran (Tuvet), perluasan program Makan Pahlawan, serta pemberian insentif khusus seperti diskon listrik, air, dan transportasi umum.

Wakil Ketua Cabang LVRI Surabaya, Aryanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran wakil rakyat yang dinilai peduli dengan nasib para pejuang bangsa. Ia menjelaskan bahwa di usianya yang senja, para veteran menggantungkan harapan pada peran DPR RI.

"Jadi perjuangan dari rekan-rekan veteran semuanya itu kita harus melalui Dewan. Karena kita sudah menjadi rakyat. Jadi harus melalui Dewan," ujarnya.

Bambang Haryo memastikan akan menyampaikan seluruh aspirasi tersebut langsung ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Ia berkomitmen untuk mengawal usulan ini hingga tahap implementasi, baik dari sisi regulasi maupun anggaran. Para veteran Jatim berharap langkah nyata segera terealisasi. Dengan masuknya pendidikan bela negara dalam kurikulum dan perhatian pada kesejahteraan veteran, nilai-nilai perjuangan bangsa dapat terus hidup dan dirasakan manfaatnya oleh generasi penerus.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil: 33 Proyek Hilirisasi dan Energi Alternatif Jadi Prioritas
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Anggota DPR dukung pemerintah pertahankan pembelajaran tatap muka
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kementerian PKP Akan Kucurkan Rp22,6 Miliar untuk Tata Kawasan Permukiman Kumuh di Samosir
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Gubernur Riau Minta Jadi Tahanan Rumah seperti Eks Menag Yaqut
• 17 jam laludetik.com
thumb
Makanan untuk Menambah Energi
• 12 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.