Juru Bicara Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menegaskan tak ada rencana pembentukan koalisi antara Demokrat dan Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan meski Anies datang ke Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di rumah Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Tidak ada pembicaraan khusus dengan siapa pun saat lebaran di Cikeas kemarin. Tidak perlu diartikan atau dibawa ke mana-mana. Apalagi sampai diarahkan ke rencana koalisi ke depan ataupun urusan pemilu. Kejauhan mikirnya,” kata Herzaky saat dihubungi, Rabu (25/3).
Ia menyebut, fokus Demokrat saat ini adalah membantu untuk menyukseskan program-program Presiden Prabowo Subianto.
“Demokrat hari ini fokus menyukseskan program-program pemerintahan Bapak Presiden Prabowo dan menjalankan amanah yang dipercayakan oleh Pak Presiden,” tuturnya.
Herzaky juga menegaskan, Demokrat tetap berpegang teguh pada koalisi tempat mereka bergabung— Koalisi Indonesia Maju (KIM), pengusung Prabowo di Pilpres 2024.
“Koalisi hari ini dengan Pak Prabowo, begitu juga dengan rencana koalisi ke depannya. Jadi, jangan dispekulasikan ke mana-mana,” tambah Herzaky.
Anies sendiri datang ke rumah SBY di Puri Cikeas, Bogor pada Sabtu (21/3) lalu atau pada hari pertama lebaran. Dalam video yang beredar, tampak Anies bercengkerama dengan SBY dan Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sebelumnya, hubungan antara Anies dan AHY atau Demokrat sempat ‘memanas’ usai batal berpasangan di Pilpres 2024. Saat itu, Anies lebih memilih Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk mendampinginya sebagai Cawapres.
NasDem soal Anies Halal Bihalal ke SBY: Silaturahmi, Capres 2029 Masih Lama
Bendahara Umum (Bendum) NasDem, Ahmad Sahroni menilai pertemuan itu murni hanya silaturahmi di momen lebaran.
“Mas Anies tidak ada gerakan, dia datang ke rumah orang tua yaitu Pak SBY, silaturahmi halal bihalal, mohon maaf lahir dan batin. Tidak lebih dari itu. Kita NasDem melihat Mas Anies ya namanya anak kepada orang tua, silaturahmi. Itu doang,” ucap Sahroni kepada kumparan, Kamis (26/3).
Sahroni menilai, pertemuan itu bukan bermaksud untuk mengonsolidasikan hubungan yang sempat retak itu.
“Capres masih lama, 2029. Nggak ada niatan begitu dia,” tutur Sahroni.
“Ini mah momentum Idul Fitri. Tidak akan lah bicarain konsolidasi, hal-hal lain. Hari ini fokus Idul Fitri memohon maaf lahir dan batin kepada orang tua,” tandasnya.
Senada dengan Sahroni, Sekjen NasDem, Hermawi Taslim menilai pertemuan itu tak lebih dari silaturahmi lebaran. Ia pun menyamakan dengan saat Anies menghadiri bukber di DPP NasDem pada bulan Ramadan lalu.
“Halal bihalal itu kan bagian dari silaturahmi, jangan dipikir dengan aspek politis, waktu NasDem mengadakan berbuka puasa, Anies juga hadir, itu semua bagian dari ibadah, jadi ya biasa aja, santai aja,” ucap Hermawi kepada kumparan, Kamis (26/3).
Tak Diundang Demokrat, Kenapa Anies Datang ke Halalbihalal SBY?
Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, datang ke acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah di rumah Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Puri Cikeas, Bogor, pada Sabtu (21/3).
Pada momen itu, Anies tampak bercengkerama dengan SBY dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengungkapkan acara Halal Bihalal tersebut sama sekali tidak menggunakan undangan kepada siapa pun, termasuk Anies.
“Acara itu open house Idulfitri Partai Demokrat, terbuka untuk siapa pun, tidak ada undangan,” ucap Herman saat dikonfirmasi, Rabu (25/3).
Meski tanpa undangan, Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyebut siapa pun yang datang tentu disambut baik. Namun, Herzaky memastikan Anies diterima dengan hangat oleh SBY.
“Siapa saja yang datang untuk bersilaturahmi dengan beliau dan keluarga besar tentu disambut dengan baik. Namanya momen Lebaran. Salah satu yang hadir memang betul ada Mas Anies. Seperti halnya tamu-tamu lain, tentu diterima dengan baik oleh Bapak SBY selaku tuan rumah,” ucap Herzaky saat dikonfirmasi, Rabu (25/3).





