SARMI, KOMPAS.TV - Gempa tektonik magnitudo 6,2 dengan parameter update menjadi 6,0 mengguncang wilayah Sarmi, Papua, pada Jumat (27/3/2026) pukul 05.51.02 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Episenter gempa terletak pada koordinat 3,09 derajat lintang selatan dan 139,44 derajat bujur timur, tepatnya di darat pada jarak 76 kilometer arah timur laut Yalimo, Papua Pegunungan, pada kedalaman 75 kilometer.
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Rahmat Triyono menyatakan gempa ini merupakan jenis gempa menengah yang dipicu aktivitas deformasi dalam lempeng atau intraplate.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust)," jelas Rahmat dalam keterangan resmi dilansir melalui laman InaTEWS BMKG, Jumat.
Baca Juga: BMKG: 4 Wilayah Ini Waspada Hujan hingga Sangat Lebat Jumat 27 Maret 2026, Siklon Narelle Menguat!
Dirasakan di Jayapura hingga Sarmi, Belum Ada Gempa SusulanRahmat menjelaskan gempa dirasakan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dengan skala intensitas III MMI.
"Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu," ujarnya.
Wamena dan Kabupaten Sarmi turut merasakan getaran dengan skala intensitas II-III MMI dengan intensitas serupa.
Hingga pukul 06.15 WIB, pemantauan BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : InaTEWS BMKG
- Gempa Sarmi
- gempa Papua
- BMKG
- gempa hari ini
- tidak berpotensi tsunami





