Moto3 Amerika 2026 Jadi Ujian Berat Veda Ega Pratama: Debut di COTA dengan 20 Tikungan dan Aspal Bergelombang

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA – Performa impresif di awal musim tak membuat Veda Ega Pratama jemawa. Justru di Moto3 Amerika 2026, pembalap muda Indonesia itu akan menghadapi ujian berat. Sebagai rookie dia wajib menaklukkan Circuit of The Americas (COTA) dengan trek ekstrem plus 20 tikungan dan karakter aspal yang bergelombang.

Pembalap Honda Team Asia itu wajib hati-hati. Jangan sampai lengah menghadapi balapan di Austin, Texas, Amerika Serikat pada 27–29 Maret 2026.

Jeda singkat setelah balapan di Brasil membuat para pembalap langsung kembali ke lintasan. Seri bertajuk Red Bull Grand Prix of the United States ini diprediksi menjadi salah satu balapan paling menantang di kalender.

Bagi Veda, balapan di COTA bisa disebut sebagai debut sesungguhnya di level Grand Prix. Pasalnya, pembalap berusia 17 tahun itu belum pernah sekalipun menjajal sirkuit tersebut sepanjang kariernya.

Sebelumnya, Veda lebih banyak berkompetisi di Asia dan Eropa, termasuk melalui ajang Red Bull Rookies Cup dan JuniorGP. Hal ini berbeda dengan seri pembuka di Thailand yang sudah dikenalnya, serta seri kedua di Brasil yang merupakan trek baru bagi seluruh pembalap.

Meski demikian, kemampuan adaptasi Veda tak bisa dipandang sebelah mata. Ia sukses mencuri perhatian dengan finis ketiga di Moto3 Brasil, sekaligus menjadi pembalap Honda terbaik di tengah dominasi KTM pada dua seri awal musim ini.

Penampilan konsisten juga terlihat saat dirinya finis kelima di Thailand dan naik podium di Brasil. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Veda mampu bersaing di barisan depan sejak musim debutnya.

Veda Lebih Termotivasi

Pembalap asal Indonesia itu menegaskan belum ingin cepat puas. Ia justru semakin termotivasi untuk tampil lebih baik di seri berikutnya.

“Saya tidak menyangka bisa meraih podium secepat ini, tetapi sekarang saya tahu bahwa saya bisa bersaing dengan grup depan,” ujar Veda.

“Saya menginginkan lebih. Balapan berikutnya di Amerika adalah sirkuit baru bagi saya, jadi saya akan terus belajar dan memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Tentang COTA

Tantangan di COTA memang tidak sederhana. Sirkuit sepanjang 5,51 kilometer ini memiliki total 20 tikungan dengan karakter yang sangat beragam, sehingga menuntut fisik dan konsentrasi tinggi dari para pembalap.

Lintasan ini terbagi menjadi dua sektor utama. Bagian pertama didominasi tikungan cepat yang mengalir, termasuk rangkaian zig-zag teknis dari Tikungan 2 hingga 9. Sementara di sektor berikutnya, pembalap dihadapkan pada pengereman keras di Tikungan 11 yang berbentuk hairpin, sebelum melaju di trek lurus panjang menuju Tikungan 12 yang lambat.

Tantangan semakin kompleks dengan kondisi aspal yang tidak rata, yang selama ini kerap dikeluhkan pembalap MotoGP. Permukaan lintasan yang bergelombang membuat pengendalian motor menjadi lebih sulit, terutama saat mengejar kecepatan maksimal.

Secara historis, COTA dikenal sebagai “wilayah kekuasaan” Marc Marquez, yang telah mengoleksi tujuh kemenangan di sana. Sosok juara dunia itu juga menjadi salah satu idola Veda.

Menariknya, arah lintasan COTA berlawanan dengan arah jarum jam, sehingga didominasi tikungan kiri. Karakter ini menjadi tantangan tambahan, terutama bagi pembalap yang belum memiliki pengalaman di sirkuit tersebut.

Dengan kombinasi teknis lintasan, kondisi aspal, serta minimnya pengalaman, Moto3 Amerika 2026 akan menjadi ujian penting bagi Veda Ega Pratama. Jika mampu kembali tampil kompetitif, bukan tidak mungkin pembalap muda Indonesia ini terus mencetak kejutan di musim debutnya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Datangi Bantaran Kereta di Kawasan Senen, Prabowo: Tekad Saya Sediakan Hunian Layak
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Ole Romeny: Timnas Indonesia Sekarang Sudah Seperti Keluarga
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
BTS Enggak Ada Obat! Seminggu Rilis Album Arirang Langsung Cetak Rekor Fantastis
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mantap Berhijab? Nikita Willy Bikin Heboh Tampil di Gym Pakai Hijab, Netizen Langsung Sorot Perubahannya
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Mendagri-Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Naik Drastis
• 23 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.