Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman mengungkap pemantauan para pemain muda dan talenta lokal pada 'Panggilan Garuda' perdananya merupakan persiapan buat Asean Hyundai Cup 2026.
Sebagai konteks, Herdman dianggap memberikan beberapa kejutan saat meracik skuad Garuda yang akan berlaga di FIFA Series 2026.
Antara lain, masuknya kiper muda andalan PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi hingga pemanggilan striker Mauro Nils Zijlstra dan kembalinya bek jangkung Elkan Baggott.
Herdman mencontohkan pemanggilan Cahya merupakan salah satu upaya mengajak pemain muda lokal belajar dan beradaptasi dengan para senior dari Benua Biru.
Terlebih, dalam kompetisi Asean Hyundai Cup 2026 atau sebelumnya akrab disapa Piala AFF, pemain di liga-liga Eropa cenderung sulit dilepaskan klub masing-masing, sebab ajang ini tidak masuk kalender internasional resmi FIFA.
"Kiper muda bisa belajar banyak hal dan ide baru dari pemain Serie A dan Eredivisie. Karena di Hyundai Cup, pemain lokal akan lebih banyak menjadi perwakilan. Jadi setiap camp pelatihan juga adalah persiapan untuk [ajang] berikutnya," jelasnya dalam konferensi pers jelang FIFA Series 2026, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga
- Prediksi FIFA Series 2026, Laga Perdana John Herdman Tukangi Timnas Garuda
- Persaingan Bek Timnas Kian Ketat, Elkan Baggott Siap Jawab Ekspektasi John Herdman
- John Herdman Ungkap Kisi-kisi Gaya Main Timnas Indonesia
Herdman menjelaskan upaya mengikutsertakan pemain muda dalam Garuda Calling perdana juga upaya membangun keseimbangan skuad.
Para pemain senior dan matang di kisaran 25–30 tahun harus tetap ada, mendampingi pemain 21-25 tahun seperti Mauro Zijlstra, Dony Tri Pamungkas, Ivar Jenner, Justin Hubner, dan lain-lain.
"Salah satunya, misalnya Dony, saya sudah lihat langsung lebih dari empat kali, dan setiap saya melihatnya ada hal baru. Dia punya potensi ke tingkat yang lebih tinggi, jadi penting untuk mengajak pemain seperti Dony ke pelatihan," ungkapnya.
Bahkan, Herdman mengungkap sudah mengantongi beberapa pemain yang akan mengikuti pelatihan tambahan bulan Mei 2026 mendatang, berisi pemain lokal senior, pemain U23 pilihan, dan kalangan breakthrough player kisaran usia 20 tahun.
"Untuk kompetisi Juli [Hyundai Cup], akses terhadap pemain Eropa terbatas karena aturan FIFA. Jadi saya akan gunakan pemain lokal. Setelah itu jadi akan terlihat gambaran besarnya, siapa saja yang bisa ikut AFC [Piala Asia 2027]," tutupnya.
Pada akhirnya, Herdman menekankan rangkaian percobaan dan pelatihan buat FIFA Series 2026, Hyundai Cup 2026, dan Piala Asia 2027 merupakan upaya persiapan menyukseskan target utamanya, yakni membawa Indonesia lolos kualifikasi Piala Dunia 2030.





