Kemenhaj Tingkatkan Layanan Jemaah Lewat Manasik Haji Nganjuk

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Nganjuk

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji melalui kegiatan Manasik Haji Kabupaten Nganjuk Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Kamis, 26 Maret 2026.

Kegiatan manasik tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, pemangku kepentingan lintas sektor, serta ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Nganjuk.

Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji saat ini diarahkan pada pelayanan yang berpusat pada jemaah, mulai dari tahap persiapan, keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Indonesia.

“Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan komitmen negara untuk menghadirkan layanan yang lebih fokus, profesional, dan menyeluruh bagi jemaah. Negara hadir memastikan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan bermartabat,”kata Irfan dalam keterangan tertulis, Jumat, 27 Maret 2026.

Tiga Pilar Tri Sukses Haji

Menhaj menjelaskan, penyelenggaraan haji mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dengan tiga pilar utama yang disebut Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi, serta sukses peradaban dan keadaban.

Sukses ritual dilakukan melalui peningkatan pemahaman manasik dan kesiapan fisik jemaah. Sementara sukses ekosistem ekonomi dilakukan melalui pemberdayaan umat dan dukungan terhadap UMKM. 

Adapun sukses peradaban dan keadaban dilakukan melalui pembinaan karakter serta penguatan nilai keislaman jemaah.

Program Strategis Haji 2026

Selain itu, Kementerian juga menyiapkan sejumlah program strategis untuk meningkatkan kualitas layanan haji. Program tersebut antara lain penurunan biaya haji tanpa mengurangi kualitas layanan, penataan kuota berbasis daftar tunggu untuk menjamin keadilan masa tunggu, ekspor produk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan jemaah di Arab Saudi, serta pengembangan Kampung Haji sebagai pusat layanan terintegrasi.

Menhaj menyebut persiapan operasional haji tahun ini telah hampir mencapai 100 persen, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan jemaah.

“Kami pastikan seluruh layanan disiapkan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi jemaah selama menjalankan ibadah haji,”ucapnya.

Haji Ramah Lansia dan Disabilitas

Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Kementerian mengusung tagline “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan yang inklusif bagi seluruh jemaah.

“Kami memastikan setiap jemaah, termasuk lansia, disabilitas, dan perempuan, mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan bermartabat,”jelasnya.

Menhaj juga menekankan pentingnya manasik sebagai bekal utama bagi jemaah agar dapat menjalankan ibadah dengan baik, tertib, dan penuh kebersamaan.

Di tengah dinamika global, Kementerian Haji dan Umrah juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk penyedia layanan haji di Arab Saudi, guna memastikan kelancaran seluruh layanan, termasuk distribusi kartu Nusuk bagi jemaah Indonesia.

Menutup pernyataannya, Menhaj mengajak seluruh jemaah untuk terus berdoa agar kondisi di Timur Tengah tetap kondusif sehingga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
One Way-Contraflow Disiapkan Hadapi Puncak Arus Balik Kedua pada 29 Maret
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Pemkot Makassar Anggarkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang
• 1 jam laluterkini.id
thumb
Jelang FIFA Series, Timnas Indonesia Matangkan Persiapan di Stadion Madya
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Datangi Bantaran Kereta di Kawasan Senen, Prabowo: Tekad Saya Sediakan Hunian Layak
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
ASDP Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.