Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Saint Kitts and Nevis, Marcelo Augusto Silva Serrano, menegaskan bahwa timnya siap menghadapi tekanan besar saat melawan Timnas Indonesia. Ia memastikan skuadnya tidak akan gentar meski bermain di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah.
Pertandingan tersebut akan berlangsung dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini dijadwalkan digelar pada Jumat (27/3/2026) malam dan diprediksi berlangsung sengit.
Serrano menilai atmosfer stadion yang penuh bukanlah hal baru bagi anak asuhnya. Ia menyebut sejumlah pemainnya sudah terbiasa tampil di lingkungan pertandingan dengan tekanan tinggi.
Menurutnya, pengalaman bermain di liga luar negeri menjadi bekal penting bagi tim. Hal itu membuat para pemain mampu menjaga fokus meski berada di bawah sorotan publik yang besar.
“Kami punya pemain yang bermain di liga-liga Eropa dan terbiasa tampil di stadion dengan 20 ribu hingga 70 ribu penonton,” ujar Serrano dalam jumpa pers, Kamis (26/3/2026).
Ia menambahkan bahwa faktor mental menjadi kunci utama dalam pertandingan seperti ini. Serrano percaya timnya mampu mengatasi tekanan jika tetap disiplin dan percaya diri.
Jika melihat data populasi, jumlah penduduk St Kitts and Nevis memang jauh lebih kecil dibandingkan kapasitas stadion tempat laga berlangsung. Berdasarkan sensus 2023, negara tersebut hanya memiliki sekitar 54.338 jiwa.
Angka tersebut bahkan masih berada di bawah kapasitas maksimal Stadion Utama Gelora Bung Karno yang mencapai 77.000 penonton. Namun, hal itu tidak membuat timnya merasa inferior.
Pelatih asal Brasil itu juga menekankan pendekatan humanis dalam membangun tim. Ia menilai sepak bola bukan sekadar soal angka atau statistik semata.
“Kami tidak melihat angka terlebih dahulu. Angka hanyalah persamaan matematika. Kami melihat manusianya,” katanya.
Dalam peringkat FIFA terbaru, St Kitts and Nevis berada di posisi ke-154 dunia. Sementara itu, Indonesia menempati posisi yang lebih baik, yakni peringkat ke-121 dunia.
Meski tertinggal secara peringkat, Serrano tetap optimistis timnya mampu memberikan perlawanan. Ia yakin persiapan matang bisa menjadi pembeda di atas lapangan.




