Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto akan berkunjung ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel) pada akhir Maret 2026 hingga April 2026. Terdapat sejumlah agenda Prabowo di Jepang dan Korea Selatan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang mengatakan Prabowo direncanakan melakukan kunjungan resmi ke Tokyo, Jepang pada 30–31 Maret 2026 serta kunjungan kenegaraan ke Seoul, Korea Selatan pada 1 April 2026.
Kunjungan tersebut dalam rangka memenuhi undangan dari Pemerintah Jepang dan Pemerintah Korea Selatan.
Di Jepang, Prabowo dijadwalkan untuk melakukan pertemuan dengan Kaisar Jepang dan Perdana Menteri Jepang. Sementara itu, di Korea Selatan, Prabowo direncanakan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan dan pertemuan dengan Perdana Menteri Korea Selatan.
"Kunjungan ini ditujukan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dengan kedua negara, termasuk mendorong kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional di bidang perdagangan, investasi, industri, energi, dan teknologi," ujar Yvonne kepada Bisnis pada Kamis (26/3/2026).
Menurut Yvonne, dalam kunjungan tersebut juga akan dibahas mengenai berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
Baca Juga
- Prabowo Tinjau Permukiman di Bantaran Rel Kereta Senen, Bakal Bangun Hunian Layak
- PM Malaysia Anwar Ibrahim Dijadwalkan Temui Prabowo Besok, Bahas Perkembangan Geopolitik
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy di Kota-Kota Besar
Dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Jepang, Prabowo akan melakukan kunjungan kenegaraan kepada Kaisar Jepang dan menyelenggarakan jamuan makan siang kenegaraan. Perdana Menteri Jepang juga akan mengadakan pertemuan dengan Prabowo.
"Kunjungan Presiden Prabowo akan menjadi kesempatan besar bagi kedua negara untuk lebih memperkuat kemitraan komprehensif dan strategis. Pemerintah Jepang dengan tulus menyambut kunjungan Presiden Prabowo," tulis Kementerian Luar Negeri Jepang.
Adapun, Juru Bicara Korea Selatan Kang Yu-jung menjelaskan bahwa Presiden Prabowo akan menghadiri upacara penyambutan resminya pada 1 April 2026 bersama Presiden Korea Selatan. Kemudian, diagendakan penandatanganan nota kesepahaman dan jamuan makan siang kenegaraan.
Kedua pemimpin disebutkan akan membahas peningkatan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pertahanan nasional, dan industri pertahanan untuk meningkatkan kemitraan strategis bilateral.
Akan dibahas juga terkait dengan penguatan kerja sama praktis di sektor-sektor pertumbuhan baru yang mencakup teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), infrastruktur, pembuatan kapal, tenaga nuklir, transisi energi, dan industri kreatif dan budaya.





