Hasto Hadiri Forum CALD di Manila, Soroti Ketahanan Demokrasi Asia

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menghadiri pembukaan forum Council of Asian Liberals and Democrats di Dusit Thani Manila, Manila, Kamis (26/3).

Forum bertajuk “All About Democracy” itu menjadi ajang konsolidasi kekuatan politik pro-demokrasi di Asia di tengah tantangan kemunduran demokrasi global.

Hasto didampingi Ketua Departemen Hubungan Internasional DPP PDIP Hanjaya Setiawan, pengurus DPC PDIP Depok Rahma Charliyan, serta sejumlah simpatisan partai.

Acara dibuka Presiden Partai Liberal Filipina Lorenzo “Erin” Tañada III. Ia menyoroti peringatan 80 tahun Partai Liberal Filipina dan 40 tahun People Power Revolution. Menurutnya, legitimasi kepemimpinan harus lahir dari partisipasi aktif.

“Demokrasi harus dimulai dari barisan kita sendiri,” tegas Erin.

Ia juga menilai dunia tengah menghadapi kemunduran demokrasi dan penurunan kepercayaan terhadap institusi. Karena itu, forum di Manila diharapkan menjadi ruang memperkuat komitmen bersama.

“Biarlah pertemuan di Manila ini menjadi jawaban kita. Biarlah ini menjadi ruang di mana kita menegaskan kembali komitmen kita tidak hanya pada idealisme demokrasi, tetapi pada tindakan demokrasi. Biarlah ini menjadi tempat di mana kita memperkuat kemitraan kita, menajamkan strategi kita, dan memperbarui tekad kita,” ujar Erin.

Usai pembukaan, agenda dilanjutkan seminar bertema “Democratic Resilience at Risk: Violence Against Women in Politics in Asia”. Sesi ini menghadirkan tokoh demokrasi Filipina Leila de Lima sebagai panelis utama bersama pembicara dari Taiwan dan Thailand.

Hasto dijadwalkan menjadi pembicara dalam sesi Policy Roundtable on Democratic Resilience pada Jumat (27/3). Ia akan membahas pelembagaan partai dan strategi kampanye bersama tokoh Filipina Florencio “Butch” Abad serta Sekjen Singapore Democratic Party Chee Soon Juan.

“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan PDI Perjuangan untuk memastikan pelembagaan partai berjalan beriringan dengan penguatan kualitas demokrasi baik di Indonesia maupun berbagai kawasan lain, khususnya di Asia Tenggara,” tutur Hasto.

“Sebab demokrasi Indonesia menurut Bung Karno sangat khas dimana demokrasi politik dan ekonomi menjadi daya penggerak bagi kemerdekaan setiap anak bangsa dan terwujudnya cita-cita keadilan sosial,” tambah dia.

Selain mengikuti diskusi, delegasi PDIP juga akan memberikan suara dalam pertemuan Komite Eksekutif CALD ke-52 untuk memilih pimpinan baru periode 2026-2028.

“Kami hadir mempertegas posisi PDI Perjuangan dalam mendukung pesan utama forum: bahwa demokrasi di Asia harus dipertahankan dan diperluas manfaatnya bagi seluruh warga negara,” tandas Hasto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkot Jaktim tertibkan parkir liar pemicu kemacetan di Cawang
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Pangdam Jaya dan Pangkogabwilhan III Naik Pangkat Jadi Letjen, Ini Arahan KSAD
• 37 menit lalukumparan.com
thumb
Harga Netflix Naik Lagi, Ini Daftar Terbarunya
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
53.000 Kendaraan Kembali ke Jakarta via Tol Layang MBZ hingga H+4 Lebaran
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Pemerintah Sudah Tetapkan Hari WFH demi Hemat BBM, Segera Diumumkan
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.