Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana merotasi ratusan pegawai lintas Direktorat Jenderal (Ditjen) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menutup kekurangan sumber daya manusia, tanpa menambah beban anggaran baru. Ia mencontohkan di Ditjen Pajak yang kekurangan pegawai.
“Kan DJP kurang pegawai. Sementara Ditjen Anggaran kelebihan. Daripada saya rekrut orang baru, saya pindahkan sebagian, mungkin 200-300 orang ke DJP.” kata Purbaya di kantor Kemenkeu, Jumat (27/3).
Purbaya menilai kebijakan ini menjadi solusi efisien karena Ditjen Pajak bisa mendapat tambahan tenaga kerja tanpa harus membuka rekrutmen baru.
Meski begitu, ia mengakui ada preferensi dari internal DJP yang cenderung ingin merekrut pegawai baru dibanding menerima pegawai hasil pemindahan.
“Ada semacam keengganan. Katanya mungkin mereka maunya rekrut baru. Tapi saya pikir demi efisiensi,” tegas Purbaya.
Sebagai bendahara negara, Purbaya menilai langkah yang diambilnya itu justru untuk menghindari pemborosan di tengah adanya kelebihan pegawai di unit lain.
“Ngapain saya tinggalkan sekitar 100 orang perbendaharaan nggak ngapain-ngapain. Terus saya rekrut baru. Kan itu pemborosan, Jadi saya akan buat seefisien mungkin,” kata Purbaya.
Purbaya juga memastikan pegawai dari Ditjen Anggaran memiliki kapasitas yang cukup untuk beradaptasi di lingkungan Ditjen Pajak. Mayoritas pegawai dinilai memiliki latar belakang pendidikan yang memadai dan pengalaman kerja yang relevan.
“Mereka bisa dilatih. Mereka semuanya orang terdidik kan. Rata-rata S1 dan STAN. Dan sudah terlatih kan selama ini. Jadi kalau pindah ke sana penyesuaian dirinya juga nggak terlalu banyak,” tutur Purbaya.





