JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menterinya ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Pantauan Kompas.com dua menteri Prabowo yang datang ke Istana yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Baca juga: WFH ASN-Swasta, Hari Apa yang Pas?
Selain itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota juga terpantau datang ke Istana.
Hanya saja, mereka tak mengungkap soal isi rapat yang akan dibahas di dalam Istana bersama Prabowo.
Airlangga mengaku akan melaporkan hasil rapat yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pagi tadi kepada Kepala Negara.
"Kita akan lapor pak presiden dulu," ucap Airlangga singkat sambil berjalan masuk ke gerbang Istana.
Sementara Purbaya mengaku belum tahu isi bahasan dalam rapat siang hari bersama Prabowo.
"Belum tahu," ujar Purbaya singkat saat ditanya wartawan.
Baca juga: Legislator Minta WFH Bukan di Hari Jumat: Malah Jadi Long Weekend
Sebagaimana diketahui, kedatangan Airlangga dan Purbaya digelar di tengah rencana pemerintah menerapkan efisiensi dan penerapan work from home (WFH) imbas wacana konflik Timur Tengah.
Pemerintah diketahui tengah mengkaji beberapa langkah untuk penghematan anggaran menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran.
Baca juga: Soal WFH 1 Hari, Anggota DPR Wanti-wanti Dampaknya pada Ojol dan UMKM
Sejumlah opsi penghematan yang direncanakan akan ditempuh pemerintah yaitu dari penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Adapun kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta selama satu hari dalam sepekan disebut telah disetujui semua menteri dan tinggal menunggu arahan dari Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang