JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah memastikan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Skema ini disiapkan sebagai langkah efisiensi energi di tengah tekanan global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pengumuman resmi kebijakan tersebut akan dilakukan sebelum akhir Maret.
“Akan diumumkan (kebijakan WFH) sebelum akhir bulan (Maret),” kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (27/3/2026) dikutip dari Antara.
Ia menambahkan, waktu pengumuman diperkirakan tidak akan lama lagi. “Kira-kira minggu ini,” ujarnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis: Debut John Herdman Disambut Optimisme Suporter
Kebijakan WFH ini dirancang berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Skemanya cukup spesifik, yakni:
- WFH diterapkan satu hari dalam sepekan
- Berlaku setiap hari Jumat
Sementara itu, untuk sektor swasta, pemerintah tidak memberlakukan kewajiban. Kebijakan WFH hanya bersifat imbauan, sehingga penerapannya diserahkan kepada masing-masing perusahaan.
Langkah ini diambil sebagai respons atas kenaikan harga minyak dunia yang dipicu ketegangan geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Strategi Tekan Konsumsi BBM
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- wfh asn
- kebijakan wfh
- hemat bbm
- harga minyak
- airlangga hartarto
- ekonomi indonesia





