Kisah Rasulullah Diracun Orang Yahudi

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perang Khaibar terjadi pada bulan Muharram tahun ketujuh Hijriah. Meski berakhir dengan kemenangan pasukan Muslim, pertempuran itu menyisahkan tragedi pada masa sesudahnya.

Dikutip dari buku Para Penentang Muhammad SAW karya Misran Jusan dan Armansyah, mulanya, pasukan Muslim berhasil mengalahkan musuh dalam Perang Khaibar yang meletus pada akhir tahun keenam Hijriah.

Baca Juga
  • Memeluk Islam dalam Penjara
  • Sumbangsih Bangsa Iran di Masa Keemasan Islam
  • Kapolda Riau: Karhutla Dumai Mulai Terkendali, Kolaborasi Jadi Kunci

Wilayah Khaibar merupakan basis Yahudi yang cukup besar. Di daerah itu, banyak berdiri benteng-benteng yang dihuni sejumlah kelompok Arab yang anti-Islam. Jaraknya sekitar 100 mil arah barat laut Madinah. Para pemimpin mereka berkomplot untuk menyerang Madinah.

Akan tetapi, Rasulullah SAW lebih dahulu mengetahui rencana jahat ini. Beliau pun memimpin pasukan untuk mengepung Khaibar. Akhirnya, kaum Yahudi setempat bersedia melakukan perundingan damai dengan Muslimin. Bagaimanapun, itu bukanlah akhir dari peristiwa Khaibar.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Di antara para penghuni benteng, tersebutlah Zainab binti al-Harits. Perempuan Yahudi ini menaruh dendam kesumat pada Nabi SAW dan kaum Muslimin umumnya. Dalam peperangan terakhir, dia kehilangan ayah, paman, dan suaminya. Wanita ini pun menyiapkan rencana jahat untuk melampiaskan dendam itu.

Waktu itu, keadaan sudah damai. Pasukan Muslimin yang baru pulang dari pengepungan Khaibar merasa lelah dan bersiap-siap istirahat. Sementara itu, beberapa orang Khaibar mengabarkan kepada mereka hingga tiba ke Rasul SAW.

Masyarakat Khaibar hendak menghadiahkan sajian makanan kepada kaum Muslimin, termasuk Nabi SAW. Semua jamuan pun siap dan tersaji. Di antara semua hidangan, terdapat satu yang tampak mencolok, yakni domba panggang. Jenis masakan itu memang masyhur sebagai kegemaran Rasulullah SAW, sehingga para sahabat meletakkannya di depan tempat duduk beliau.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Hadapan Saudagar Bugis Makassar, Mentan Amran Tegaskan Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Negara Kuat
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Terungkap! Fakta Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Ternyata Hanya Konten Skenario
• 9 jam laluharianfajar
thumb
KAI Daop 1: Angkutan Lebaran 2026 Lancar
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs St Kitts and Nevis
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemkot Pariaman Gelar Atraksi Budaya Tradisional di Piaman Barayo 2026
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.