Pram Soal Permukiman Bantara Rel Senen Ditata: Memang Problem, Siap Support

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam menangani permukiman warga di bantaran rel dekat Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, persoalan hunian di sepanjang rel kereta api merupakan masalah lama yang perlu ditangani secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah.

“Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support sepenuhnya apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk penanganan perumahan yang ada di sepanjang rel kereta api,” kata Pramono usai menghadiri perayaan HUT ke-12 PT Transjakarta di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).

Ia menegaskan, Pemprov DKI siap bekerja sama dalam penataan kawasan, baik dari sisi lingkungan maupun penyediaan hunian yang lebih layak bagi masyarakat terdampak.

Menurutnya, penanganan kawasan bantaran rel memang menjadi persoalan yang terus berulang.

“Memang itu menjadi problem dari waktu ke waktu. Pemerintah DKI Jakarta akan bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah pusat untuk penanganan itu,” ujarnya.

Prabowo Tinjau Langsung Permukiman Warga

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung permukiman warga di bantaran rel dekat Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3).

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyapa warga dan mendengar langsung keluhan terkait kondisi tempat tinggal.

Salah satu warga, Cono, mengaku sempat berbincang dengan Presiden dan menyampaikan harapannya untuk mendapatkan hunian yang lebih layak.

"Kata Pak Prabowo, 'mau enggak dibikinin rumah susun?' Saya bilang, 'mau Pak'. Karena saya enggak banyak tempat tinggal. Memang ini adanya," ungkap Cono.

Usai peninjauan, Prabowo langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk menyiapkan pembangunan hunian bagi warga di kawasan tersebut.

Instruksi Bangun Hunian dan Fasilitas Dasar

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Prabowo telah menghubungi Menteri Perumahan, Menteri Pekerjaan Umum, serta melibatkan Perum Perumnas dan PT KAI untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

"Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas, dan KAI (Kereta Api Indonesia), serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api," kata Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Jumat (27/3).

Ia menambahkan, Presiden meminta agar pembangunan hunian dan fasilitas dasar seperti MCK dapat direalisasikan secepat mungkin.

"Dan Bapak Presiden ingin agar warga tersebut dapat dibuatkan tempat tinggal dan MCK yang layak untuk ditempati sesegera mungkin," ujar Teddy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jatim Rancang Perda Masyarakat Adat, Fokus Lindungi Budaya dan Lahan
• 55 menit lalutvrinews.com
thumb
Kecelakaan di Km 328 Ganggu Kelancaran Arus Tol Pemalang–Tegal
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Dugaan Korupsi Aset, Eks Rektor UIN Jakarta Dipanggil Kejari Banten
• 35 menit lalutvonenews.com
thumb
Intip 9 potret kemewahan open house Maia Estianty, dari cheese wheel pasta sampai sate wagyu
• 13 jam lalubrilio.net
thumb
Sindiran Pedas Media Vietnam ke Patrick Kluivert, Tak Habis Pikir Sudah Gagal Loloskan Dua Negara ke Piala Dunia: Memalukan
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.