Pramono Soal DLH DKI Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan: Saya Tidak Sedih, Justru Berterima Kasih

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Lokasi tersebut, merupakan emplasemen atau tempat penampungan sementara sampah yang berada di badan sungai.

Pramono Soal DLH DKI Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan: Saya Tidak Sedih, Justru Berterima Kasih

IDXChannel - Media sosial diramaikan dengan aktivitas pembuangan sampah oleh mobil DLH DKI Jakarta yang diduga membuang sampah ke Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Lokasi tersebut, merupakan emplasemen atau tempat penampungan sementara sampah yang berada di badan sungai.

Baca Juga:
Pramono Perkirakan Ada Lonjakan Pendatang Usai Lebaran 2026, Tegaskan Tak Akan Razia

Merespon viralnya insiden itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tidak sedih. Dia justru berterima kasih karena kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi pengelolaan sampah di Ibu Kota.

"Kemarin kejadian Pesanggrahan, saya terus terang berterima kasih bukan malah apa sedih, nggak. Saya berterima kasih banget," kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (27/3).

Baca Juga:
Pramono Sebut Kunjungan ke Tempat Wisata di Jakarta Melonjak saat Libur Lebaran

Pasca kejadian itu, Pemprov DKI Jakarta memutuskan tidak mengizinkan tempat penampungan sementara di badan sungai. Dia menilai lokasi penampungan sementara seperti itu tidak efesien dan manajemennya rumit.

"Karena dengan demikian saya akhirnya memutuskan bahwa tidak boleh lagi ada tempat penampungan sementara yang seperti itu," kata dia.

Baca Juga:
Pramono Ancam Sanksi ASN yang Pakai Mobil Dinas untuk Kepentingan Pribadi

Selain itu, lokasi penampungan sementara sampah seperti itu juga berpotensi menambah biaya operasional.

Baca Juga:
Pramono Prediksi 12 Ribu Pendatang Baru Adu Nasib di Jakarta Usai Lebaran 2026

"Cost-nya pasti juga semakin tinggi, maka penampungan sementara tidak diizinkan, tidak diperbolehkan," katanya.

Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta Pramono akan mengatur ketat lokasi penampungan sementara sampah sebelum diolah lebih lanjut di TPST Bantargebang ataupun RDF Rorotan.

"Sehingga dengan demikian nanti dari tempat-tempat pengumpulan kita akan atur untuk kembali apakah dia akan dibawa ke Bantargebang atau ke Rorotan," kata Pram.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini List 97 Perusahaan Pinjol yang Kena Kasus Kartel Bunga
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Setuju Efisiensi MBG yang Diusulkan BGN, Purbaya: Asal Enggak Mengurangi Kualitas Makanan
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
PM Malaysia Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta untuk Bertemu Presiden Prabowo, Disambut Menlu Sugiono
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Usman Hamid Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ditangani Polisi
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden Prabowo dan MSS Tiongkok Bahas Stabilitas Kawasan
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.