JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Prabowo Subianto menerima kehadiran sang investor global kenamaan Ray Dalio di Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 27 Maret 2026.
Bersama Prabowo, hadir pula Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Dalam pertemuan ini Presiden dan Ray Dialo membahas peluang investasi Indonesia di level global.
BACA JUGA:DPRD Desak Pemprov DKI Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Usai Didatangi Prabowo
BACA JUGA:Presiden Prabowo Gerak Cepat Rapatkan Barisan Usai Lihat Kondisi Rakyat Bantaran Rel di Senen
Dalam keterangan resminya, Purbaya menilai, sosok Ray Dalio dipercaya dapat mempromosikan peluang global berinvestasi di Indonesia.
Selain itu, kata bendahara negara itu, Ray Dalio juga memberi masukan penting khususnya untuk proyek-proyek yang dapat mendongkrak perekonomian nasional.
"Tadi menemani Pak Presiden menerima Pak Ray Dalio. Itu dia seperti membantu kita promosikan ke luar negeri juga dan ada beberapa masukan untuk proyek yang bisa membuat ekonomi kita bergerak lebih cepat gitu. Ada beberapa proyek energi dan lain-lain," kata Purbaya di Komplek Istana kepada wartawan.
Purbaya mengungkap, proyek energi menjadi salah satu pembahasan penting dalam pertemuan ini.
BACA JUGA:Prabowo Mau Bangun Hunian Layak Buat Warga Bantaran Rel Senen
BACA JUGA:Cerita Teddy saat Prabowo Diam-diam Blusukan di Bantaran Rel Senen: Warga Kaget
Menurutnya Ray Dalio memberi saran agar Indonesia mulai memperluas penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Dalio dan presiden juga disebut menyinggung kemungkinan kerja sama dengan Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
"Yang saya dengar tadi energi, terus ada kawasan ekonomi dan beberapa inisiatif lainnya," beber Purbaya.





