Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Jauh dari Krisis, Buktinya Jalanan Macet dan Warga Ramai Belanja

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah menegaskan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam jalur pertumbuhan yang solid. Di tengah tekanan global yang masih membayangi, ekonomi domestik dinilai tetap ekspansif dan belum menunjukkan tanda-tanda menuju krisis.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengatakan, berbagai indikator ekonomi menunjukkan kinerja yang positif. 

Baca Juga :
Purbaya Buka Suara Soal THR ASN yang Belum Cair, Ternyata Ini Biang Keroknya
RI Mulai 'Kencangkan Ikan Pinggang', Gedung DPR Dipadamkan Setiap Malam hingga Jatah BBM Pejabat Dikurangi

Salah satu indikator yang menjadi sorotan adalah kuatnya daya beli masyarakat, terutama selama periode Lebaran yang baru saja berlangsung. 

“Siapa yang bilang krisis? Baru Lebaran kemarin kan? Di mana-mana macet, di semua tempat pada belanja," ujar Purbaya di kantornya Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.

"Artinya, daya beli ada dan kalau kita lihat, dari indikator-indikator yang ada, (ekonomi) kita memang sedang gerak lebih cepat,” sambungnya. 

Ia menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat menjadi sinyal penting bahwa ekonomi masih bergerak. Selain itu, sejumlah indikator lain seperti survei konsumen, indeks PMI manufaktur, hingga penjualan kendaraan juga menunjukkan tren yang menguat.

“Kan saya lihat dari survei konsumen, survei PMI, survei pembelian mobil, motor. Katanya naik semua, kenceng kan? Kalau itu enggak naik, saya enggak bisa bilang (ekonomi) naik,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemerintah juga disebut mampu mengendalikan dampak dari gejolak eksternal, termasuk kenaikan harga minyak dunia. Melalui kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tekanan global dinilai tidak langsung membebani masyarakat.

Purbaya menambahkan, prospek ekonomi Indonesia ke depan juga masih menunjukkan arah ekspansi dalam beberapa tahun mendatang. Ia optimistis tren pertumbuhan ini dapat terus berlanjut hingga akhir dekade.

“Jadi kita jauh dari krisis, kita malah ekspansi terus. Kalau bola kristal yang saya bilang, leading economic index kita enggak salah sampai nanti 2029-2030 kita ekspansi terus,” tuturnya.

Bahkan, menurutnya, sejumlah ekonom di luar pemerintah juga memberikan proyeksi yang cukup optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam kondisi global yang tidak menentu, pertumbuhan di atas 5 persen dinilai sudah sangat baik.

“Saya tanya orang di luar pemerintah, berapa prediksi kamu? 5,7 persen bisa, katanya. Menurut saya, di atas 5,5 persen sudah bagus dalam kondisi sekarang,” tambahnya.

Baca Juga :
Purbaya Guyur Dana Rp100 Triliun ke Bank: Boleh Untuk Apa Saja Itu
Sah! Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu
Bitcoin Salip Emas di Tengah Krisis Global, Ada Apa?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Evaluasi Kinerja ASN dan Dorongan Peningkatan Profesionalisme di Kota Bandung
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Play Off Piala Dunia: Italia Kalahkan Irlandia Utara
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
9 Tulisan lucu pakai huruf Arab ini bikin momen bacanya terbata-bata serasa lagi belajar membaca
• 4 jam lalubrilio.net
thumb
Harga Beras hingga Minyak Goreng Naik Jelang Akhir Pekan, Cabai Merah Turun
• 13 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.