Bupati: Temanggung pada 2027 fokus bangun pertanian dan pariwisata

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Temanggung (ANTARA) - Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan pembangunan Kabupaten Temanggung tahun 2027 fokus pada pengembangan sektor pertanian dan pariwisata untuk mendukung ekonomi yang berkelanjutan, namun tetap memperhatikan sektor lainnya.

"Tahun ketiga dari penjabaran RPJMD Kabupaten Temanggung Tahun 2025-2029, yang akan digunakan sebagai pedoman perencanaan pembangunan daerah pada tahun 2027 dengan tema tersebut," kata Bupati Temanggung Agus Setyawan di Temanggung, Jumat.

Ia menyampaikan hal tersebut pada musyawarah perencanaan pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Temanggung Tahun 2027.

Ia berharap agar pembangunan pada tahun 2027 berorientasi pada lompatan hasil yang nyata dan terukur sesuai dengan target yang ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2025-2029. Kebijakan perencanaan pembangunan yang dirumuskan berbasis bukti dan mampu menghasilkan dampak yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Ia menuturkan, RKPD Kabupaten Temanggung Tahun 2027 mendukung kebijakan pemerintah pusat yaitu Asta Cita, Trisula Pembangunan (pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan, penurunan kemiskinan, peningkatan sumber daya manusia), Program Nasional, dan Program Strategis Nasional. Selain itu juga mendukung kebijakan pembangunan di Provinsi Jawa Tengah yaitu Program Prioritas Provinsi Jawa Tengah dan Program Delegasi pada Kabupaten.

"Harapan saya, pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini mampu menghasilkan rumusan program dan kegiatan prioritas yang selaras visi misi Kabupaten Temanggung Tahun 2025-2029, selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi, dan juga mampu menjawab tantangan dan kebutuhan pembangunan daerah," katanya.

Ia menuturkan, pelaksanaan Musrenbang pada hari ini bertujuan untuk memperoleh masukan dalam rangka penyempurnaan Rancangan RKPD Kabupaten Temanggung Tahun 2027.

Dalam penyusunan RKPD Tahun 2027, ia menegaskan, tidak terlepas dari isu-isu regional, nasional dan isu global yang bisa mempengaruhi indikator makro pembangunan daerah.

Ia menuturkan, saat ini beberapa indikator strategis menunjukkan kinerja yang cukup baik antara lain pertumbuhan ekonomi yang saat ini mencapai 5,66 persen (di atas nasional dan provinsi), tingkat pengangguran terbuka 2,31persen (terendah nomor 2 di Jawa Tengah), Indeks Pembangunan Manusia 72,52 persen dan PDRB Per Kapita 38 Juta Rupiah, dan persentase penduduk miskin yang menurun menjadi 7,78 persen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Petugas Terapkan One Way di Tol Cipali Arah Jakarta untuk Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Negara Tetangga Indonesia Darurat BBM, Bahlil Beberkan Kondisi RI: Aman!
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Galeri 24, UBS dan Antam Retro Hari Ini Ambruk, Gimana Antam?
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kecelakaan di Km 328 Ganggu Kelancaran Arus Tol Pemalang–Tegal
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Pangdam Jaya dan Pangkogabwilhan III Naik Pangkat Jadi Letjen, Ini Arahan KSAD
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.