Penulis: Alfin
TVRINews, Gunung Kidul
Lonjakan wisatawan selama libur Lebaran 2026 mendorong peningkatan signifikan pendapatan daerah di berbagai wilayah. Sejumlah destinasi wisata lokal dipadati pengunjung, sehingga memberi dampak langsung pada perekonomian daerah.
Salah satu daerah yang mencatat kenaikan signifikan yakni Kabupaten Gunungkidul. Berdasarkan data pemerintah daerah yang dikutip Jumat, 27 Maret 2026, total pendapatan selama enam hari libur Lebaran 2026 mencapai Rp2,85 miliar.
Capaian tersebut ditopang jumlah kunjungan wisatawan yang mencapai 230.669 orang. Angka ini melampaui periode Lebaran 2025 yang berlangsung lebih lama.
Pada 2025, selama 10 hari libur, pendapatan daerah tercatat Rp1,7 miliar dengan jumlah wisatawan 163.591 orang. Kinerja pariwisata tahun ini dinilai jauh lebih tinggi meski waktu libur lebih singkat.
Selain itu, Gunungkidul mencatat rekor pendapatan harian tertinggi sebesar Rp848,5 juta pada 23 Maret 2026.
Tingginya angka kunjungan menunjukkan minat wisatawan terhadap destinasi unggulan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tetap kuat selama musim liburan.
Dampak positif juga terlihat pada pendapatan daerah secara keseluruhan. Hingga periode Januari hingga April 2026, total pendapatan mencapai Rp13,07 miliar.
Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,7 miliar, atau naik Rp7,33 miliar.
Kenaikan ini menunjukkan aktivitas wisata selama libur panjang menjadi pendorong utama pergerakan ekonomi lokal, sekaligus mencerminkan peningkatan konsumsi masyarakat di sektor pariwisata.
Dengan tren tersebut, Gunungkidul semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan saat libur Lebaran.
Editor: Redaksi TVRINews





