FIA Mendadak Ubah Regulasi Teknis F1 Jelang GP Jepang

medcom.id
17 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Federasi Otomotif Internasional (FIA) melakukan perubahan regulasi teknis secara mendadak menjelang Formula 1 Grand Prix Jepang untuk merespons kekhawatiran terkait manajemen energi di Sirkuit Suzuka, akhir pekan ini.
 
Penyesuaian difokuskan pada sesi kualifikasi dengan mengurangi batas pengisian ulang energi dalam satu putaran. Langkah ini diambil guna menekan fenomena clipping berlebihan, sehingga pembalap tidak terlalu sering beralih ke mode pengisian baterai saat berakselerasi penuh.
 
Karakteristik Suzuka dinilai memiliki potensi masalah serupa dengan Sirkuit Albert Park di Melbourne yang menjadi seri pembuka musim. Kondisi tersebut berpotensi mengekspos keterbatasan sistem manajemen energi mobil Formula 1 musim 2026, yang sebelumnya tidak terlalu terlihat pada balapan di Shanghai.

Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi dan simulasi antara FIA, tim, serta produsen unit daya hingga mencapai kesepakatan bersama.
 
"Menyusul diskusi antara FIA, tim-tim F1, dan produsen unit daya, penyesuaian kecil pada parameter manajemen energi untuk kualifikasi di GP Jepang telah disepakati dengan dukungan penuh dari semua pihak," tulis pernyataan resmi FIA seperti dikutip dari Crash.

Baca Juga :

F1 Bahrain dan Arab Saudi Diumumkan Batal Digelar

 
FIA menyebut langkah tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara distribusi energi dan performa pembalap, sekaligus memastikan sesi kualifikasi tetap menjadi ajang penentuan performa murni.
 
Meski demikian, regulasi untuk balapan utama pada Minggu tidak mengalami perubahan. FIA juga akan melanjutkan pembahasan dalam jeda lima pekan menuju GP Miami, setelah pembatalan dua seri di Timur Tengah akibat konflik Iran.
 
Otoritas tersebut menegaskan penyesuaian ini merupakan bagian dari penyempurnaan regulasi baru Formula 1 2026.
 
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, menilai perubahan tersebut sebagai langkah positif meski tidak akan berdampak besar pada persaingan.
 
"Saya rasa ini tidak akan menjadi pengubah permainan. Saya pikir situasinya akan tetap mirip, kecuali bagi pembalap yang mungkin akan sedikit berkurang dalam melakukan 'lift and coast', yang menurut saya adalah hal bagus," ujar Leclerc.
 
Ia menambahkan masih diperlukan penyempurnaan agar pembalap dapat memaksimalkan performa saat kualifikasi.
 
"Untuk saat ini, dalam dua balapan pertama, ini lebih kepada mengelola segalanya dengan benar di kualifikasi, daripada dorongan gas penuh yang biasa kita lakukan di Q3 pada tahun-tahun sebelumnya. Jadi masih ada penyempurnaan yang harus dilakukan, tetapi saya rasa perubahan khusus ini tidak akan menjadi pengubah keadaan akhir pekan ini," pungkasnya.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Tetapkan Samin Tan Tersangka Korupsi Pengelolaan Tambang di Kalteng
• 15 jam laludetik.com
thumb
Komisi XI DPR Soroti Masalah Coretax: Jangan Sampai Tax Ratio Jadi Korban
• 23 jam laludetik.com
thumb
Hasil Kualifikasi F1 GP Jepang 2026: Kimi Antonelli Pole Position, Max Verstappen Tercecer di Luar 10 Besar
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebun Raya Banua Kalsel Diserbu 3.077 Wisatawan Lebaran
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Daftar Link CCTV Pantau Arus Balik 2026 di Ruas Tol dan Non Tol, Pemudik Wajib Cek Berkala
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.